PT MRT Jakarta Bangun Terowongan Bawah Tanah Bundaran HI
PT MRT Jakarta (Perseroda) membangun ruang multifungsi bawah tanah seluas 4.439 meter persegi di Stasiun MRT Bundaran HI, Jakarta Pusat, dengan nilai investasi mencapai Rp 200 miliar, sebagaimana dilansir dari Detik Finance pada Rabu (19/8/2026).
Proyek ruang perluasan (extended concourse) yang berada 18 meter di bawah tanah ini didesain untuk mendukung konektivitas pejalan kaki sekaligus menyediakan area ritel komersial. Pembangunan ini ditargetkan mampu mendongkrak jumlah penumpang hingga 6.000 orang saat perpanjangan rute hingga Stasiun Thamrin dan Monas beroperasi.
Skema pendanaan infrastruktur ini memanfaatkan dana Koefisien Lantai Bangunan (KLB) dari Pemprov DKI Jakarta. Pengerjaan fokus pada dua akses utama, yaitu Muara Barat yang terhubung ke Plaza Indonesia dan Hotel Grand Hyatt, serta Muara Timur ke Wisma Nusantara dan Hotel Pullman.
Direktur Utama PT Integrasi Transit Jakarta (ITJ) Yulham Ferdiansyah Roestam merinci besaran anggaran pembangunan fasilitas penyambung tersebut.
"Total kontribusi (KLB) sepertinya lebih Rp 200 miliar include pajak. (Kira-kira) Rp 181 miliar itu exclude pajak, Rp 150 miliarnya adalah untuk konstruksi, kemudian sisanya adalah untuk konsultan perencana dan konsultan pengawas," terang Yulham.
Progres fisik proyek per Juli 2025 telah mencapai 21,46 persen dan diproyeksikan menembus 24 persen pada Agustus 2026. Area terowongan ini dilengkapi fasilitas lift, eskalator, akses langsung ke Halte Transjakarta, serta panel bongkar pasang yang terhubung ke lantai ruang bawah tanah gedung sekitar.
Pihak pengembang menargetkan seluruh rangkaian konstruksi dapat rampung sepenuhnya menjelang pertengahan tahun 2027.
"Diharapkan ini akan bisa mendukung mobilitas keseluruhan dan akan direncanakan selesai di bulan Mei 2027 untuk diresmikan oleh Pak Gubernur (Pramono Anung) di posisi bulan Juni menyambut Jakarta 5 abad," kata Yulham.
Rencana jangka panjang proyek ini akan memperluas jaringan pejalan kaki bawah tanah ke Hotel Mandarin Oriental, Grand Indonesia, dan Hotel Kempinski.