Tiga Insiden Melanda Jakarta Kebakaran Pemukiman Hingga Kecelakaan Tol

Share

Rentetan insiden melanda wilayah Jakarta pada Rabu (19/8/2026), meliputi dua musibah kebakaran rumah tinggal di Jakarta Selatan serta kecelakaan tunggal mobil listrik di Gerbang Tol Halim Utama, Jakarta Timur.

Peristiwa kebakaran pertama menghanguskan sebuah bangunan kontrakan di Jalan Duren Tiga Selatan, Pancoran, Jakarta Selatan. Pihak Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Selatan mengerahkan 12 unit mobil pemadam dan 48 personel untuk memadamkan api yang diduga dipicu fenomena listrik tersebut.

"Objek yang terbakar rumah kontrakan," kata Kasiops Suku Dinas (Sudin) Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jaksel, Sjukri Bahanan.

Penyebab kebakaran tersebut disampaikan langsung oleh pihak pemadam kebakaran setempat usai menerima laporan dari warga sekitar.

"Dugaan penyebab, fenomena listrik," ucapnya.

Tak lama berselang, kebakaran kedua melanda rumah tua di Jalan Bunga Melati, Cipete Selatan, Cilandak. Api yang diduga berasal dari penyalaan sendiri tersebut berhasil dipadamkan oleh 28 personel damkar dengan pengerahan 7 unit mobil pompa.

"Objek terbakar rumah tinggal," kata petugas Command Center Dinas Gulkarmat DKI Jakarta.

Petugas dinas pemadam kebakaran juga mengonfirmasi penyebab awal munculnya titik api di lokasi tersebut.

"Dugaan penyebab, terjadi penyalaan sendiri," katanya.

Kronologi kejadian di Cipete Selatan bermula ketika seorang warga mendengar suara dentuman dari bangunan di depan rumahnya sebelum api membesar.

"Kronologi, sekitar pukul 16.03 WIB, Ibu Warsono mendengar suara ledakan kecil dan melihat api besar dari rumah tua depan rumahnya, lalu meminta bantuan warga untuk bantu memadamkan. Kemudian salah seorang warga menghubungi Damkar Jakarta Selatan," urainya.

Di tempat terpisah, sebuah mobil listrik jenis Vinfast VF3 mengalami kecelakaan tunggal dengan menabrak pembatas jalan (bullnose) di GTO 06 Halim Utama arah Cawang sekitar pukul 12.58 WIB. Evakuasi kendaraan membutuhkan waktu satu jam hingga arus lalu lintas kembali normal.

"Kecelakaan_Tol_DalamKota GT Halim Utama arah Cawang, ada kendaraan Vinfast VF3 menabrak Bullnose GTO 06," kata Jasa Marga.

Penanganan kecelakaan di gerbang tol tersebut diumumkan telah selesai beberapa saat setelah proses evakuasi armada berakhir.

"Kecelakaan_Tol_DalamKota GT Halim Utama arah Cawang, ada kendaraan Vinfast VF3 menabrak Bullnose GTO 06, SELESAI PENANGANAN," katanya.

Sementara itu, Polda Metro Jaya memberikan klarifikasi terkait pemulangan dua orang yang sempat diamankan lantaran membawa senjata tajam saat aksi demonstrasi di kawasan Tosari, Jakarta Pusat.

"Kami juga menyampaikan temuan setelah pelaksanaan penyampaian aspirasi di muka publik. Tadi malam kami menyampaikan ada satu bilah pisau dan satu buah golok yang ditemukan," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto, Rabu (19/8/2026).

Kepolisian memastikan kedua individu yang membawa senjata tajam tersebut telah dipulangkan dan berstatus sebagai saksi.

"Benda tersebut diamankan dari dua orang, yakni satu orang peserta aksi dan satu orang sopir ambulans. Saat ini keduanya sudah dipulangkan," jelasnya.

Hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa pisau dapur milik peserta aksi terbawa tidak sengaja seusai kegiatan kuliah kerja nyata (KKN), sedangkan golok milik sopir ambulans merupakan perlengkapan jalan dari perusahaan.

"Untuk satu bilah pisau, diyakini bahwa yang bersangkutan terbawa di dalam tas karena baru selesai melaksanakan kegiatan kuliah kerja nyata (KKN). Sementara untuk sopir ambulans, golok tersebut memang dibekali oleh perusahaan ambulans dari Sukabumi ke Jakarta, tetapi tidak dipergunakan untuk hal-hal lain," bebernya.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
gilang-permana-putra
Author