Universitas Melbourne Gandeng UGM dan IPB Dirikan Program Master Dual Degree

Share

Universitas Melbourne menggandeng Universitas Gadjah Mada (UGM) dan IPB University mendirikan program master dual degree untuk memperkuat kerja sama riset dan pendidikan di Indonesia, dilansir dari Detikcom.

Program ini memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk membangun jejaring internasional dan terlibat dalam proyek riset di bidang ilmu pangan, yang sejalan dengan isu ketahanan pangan nasional.

Dean Fakultas Sains Universitas Melbourne, Prof Moira O'Bryan, berharap kerja sama ini menjadi fondasi penguatan riset antara kedua negara. "Program ini juga akan membangun jejaring yang diharapkan akan terus membersamai mereka sepanjang kariernya," ujar O'Bryan.

Associate Professor Dorin Gupta, Direktur Graduate Research di Universitas Melbourne, mengatakan mahasiswa dapat belajar teknik canggih dalam mikrobiologi pangan, pengemasan makanan, penyimpanan jangka panjang, hingga pemulihan nutrisi pangan.

"Mereka dapat berinteraksi dengan para peneliti, mempelajari teknik tersebut, dan membawa pengetahuan itu kembali ke Indonesia," kata Gupta. Ia menambahkan mahasiswa diproyeksikan kembali ke tanah air untuk meningkatkan keamanan pangan di industri pasca pengolahan.

Dekan Fakultas Teknologi Pertanian UGM, Prof Dr Eni Harmayani, menjelaskan mahasiswa menjalani skema 1+1 tahun studi di Indonesia dan Australia. "Mahasiswa dapat menyoroti masalah dalam negeri sebagai dasar kolaborasi, joint supervision, hingga joint research," ujarnya.

Menurut Eni, program ini memberikan pengalaman dan perspektif global yang kaya dibanding hanya mengirim mahasiswa ke luar negeri. "Kami berbagi keahlian dan merespons masalah secara internasional dan global," tambahnya.

Dekan Fakultas Ekonomi dan Manajemen IPB, Prof Irfan Syauqi Beik, mengatakan kerja sama ini mendukung peningkatan kualitas dan kapasitas pendidikan di IPB. "Universitas Melbourne memiliki sejarah panjang dalam penyelenggaraan pendidikan berkualitas," ujar Irfan.

Menurut Irfan, program dual degree memungkinkan mahasiswa mendapat pengalaman belajar di kedua kampus dan dosen berinteraksi dalam proses pembimbingan tesis. "Diharapkan interaksi ini melahirkan kegiatan joint research, publikasi bersama, capacity building, dan pertukaran kegiatan lain," tutupnya.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
tiara-puspita-sari
Author