Nadia Dari Resmi Menjadi Warga Negara Indonesia Usai 20 Tahun

Share

Penyanyi muda Nadia Dari resmi memilih menjadi Warga Negara Indonesia (WNI) setelah berusia 20 tahun. Keputusan pelantun lagu tersebut diambil meski ia lahir di Amerika Serikat dan sempat menetap di beberapa negara, sebagaimana dilansir dari Detik Hot pada Rabu (19/8/2026).

Nadia memiliki darah keturunan dari sang ibu yang merupakan warga negara Indonesia dan ayah asal Amerika Serikat. Dorongan dari ibunya sejak kecil menjadi alasan utama penyanyi tersebut akhirnya memantapkan diri memilih paspor Indonesia.

"Sejak kecil, Ibu juga selalu menanamkan rasa cinta kepada Indonesia. Jadi, meskipun saya pernah tinggal di negara yang berbeda, ketika akhirnya waktu untuk memilih tiba, Indonesia terasa seperti pilihan yang terbaik," kata Nadia.

Pendidikan karakter dan pengenalan budaya Indonesia telah diterima Nadia sejak dini melalui sang ibu. Berbagai tradisi, kebiasaan harian, hingga lagu-lagu nasional menjadi konsumsi kesehariannya semasa kecil.

"Dari kecil Ibu sudah mengajarkan saya untuk mencintai Indonesia. Lagu-lagu nasional juga sudah sering saya dengarkan dan nyanyikan sejak kecil," kata Nadia.

Pengalaman memegang dua kewarganegaraan selama dua dekade memberikan sudut pandang tersendiri bagi Nadia dalam memahami identitasnya. Proses penentuan kewarganegaraan ini dinilainya bukan sebagai bentuk kehilangan identitas lain, melainkan penegasan atas jati diri yang sudah lama tertanam.

Momen bersejarah dalam kehidupannya tersebut dirayakan Nadia dengan merilis sebuah mini album bertajuk Nada Untuk Negeri. Album mini ini menghadirkan tiga lagu nasional hasil aransemen ulang, yaitu Tanah Airku ciptaan Ibu Soed, Indonesia Pusaka ciptaan Ismail Marzuki, dan Untukmu Indonesiaku ciptaan Guruh Sukarno Putra.

"Buat saya, ini adalah salah satu momen yang sangat berarti dan menjadi salah satu milestone yang memantapkan diri saya sendiri. Memilih Indonesia bukan hanya tentang kewarganegaraan," kata Nadia.

Penggarapan album mini ini melibatkan musisi Andreas Arianto serta D'Jakarta Session Players. Nadia memanfaatkan media seni untuk mengekspresikan perasaannya saat mengambil keputusan besar terkait status kewarganegaraannya.

"Musik adalah bahasa universal. Musik menjadi salah satu cara saya mengekspresikan apa yang saya rasakan. Jadi ketika saya mengalami momen harus memilih kewarganegaraan, saya merasa ingin menuangkannya juga lewat musik," kata Nadia.

Melalui karya musiknya, Nadia berharap mampu menginspirasi generasi muda untuk mempererat tali silaturahmi dengan kebudayaan Indonesia. Menurutnya, wujud nasionalisme tidak selalu harus dilakukan melalui aksi-aksi besar.

"Saya berharap Nada Untuk Negeri bisa membuat anak-anak muda kembali merasa dekat dengan Indonesia, meskipun tidak lahir di Indonesia tapi ini negeri kita semua, keturunan orang Indonesia," kata Nadia.

Proyek musik ini sekaligus menjadi sarana penyampaian rasa terima kasih pribadi dari Nadia kepada tanah airnya.

"Nada Untuk Negeri adalah cara sederhana untuk mengatakan terima kasih kepada Indonesia. Ini mungkin hanya tiga lagu, tapi di baliknya ada cerita yang sangat personal buat saya," kata Nadia.

Peluncuran mini album Nada Untuk Negeri telah dirilis secara resmi dan sudah dapat diakses oleh publik melalui pelbagai platform musik digital sejak 14 Agustus 2026.

"Semoga mini album ini bisa memotivasi teman-teman semua, baik yang di dalam negeri maupun di luar negeri, untuk semakin cinta tanah air," kata Nadia.

Follow publika.id on Google News Follow
Topik Terkait: Musik Indonesia Nadia Dari WNI
Editors Team
rizka-amelia-kusuma
Author