Peneliti Identifikasi Fosil Kodok Purba dari Zaman Es di Los Angeles

Share

Fosil kodok purba ditemukan di La Brea Tar Pits, Los Angeles, yang diperkirakan berasal dari Zaman Es antara 2,58 juta hingga 11.700 tahun lalu, dilansir dari Detikcom.

Penemuan ini dilakukan di genangan aspal alami yang juga menyimpan fosil berbagai spesies purba lain seperti mamut raksasa, mastodon, harimau bertaring tajam, dan serigala purba.

Peneliti menemukan dua fosil berbeda dari kodok berkaki sekop (spadefoot) atau Spea labreae, sp. nov., berupa fragmen sacro-urostyle, bagian penghubung tulang belakang bawah ke pinggul.

Tulang kodok kecil ini tetap utuh karena aspal alami melindungi dari pelapukan, pembusukan, predator, sinar matahari, air, oksigen, dan mikroba. Bahkan lalat yang hinggap terperangkap di aspal.

Dr. J. Alberto Cruz, peneliti utama, membandingkan fosil dengan 80 spesies dari koleksi Herpetology Natural History Museum Los Angeles dan Museum of Vertebrate Zoology University of California, Berkeley.

"Jadi, ini adalah spesies baru pertama saya. Bagi saya, ini sangat menarik," ujar Cruz.

Cruz menjelaskan kodok tersebut berasal dari Amerika Utara dan bisa keluar dari habitat aslinya karena iklim Los Angeles pada masa purba mungkin mirip iklim hutan hujan.

"Amfibi sensitif terhadap perubahan iklim karena mereka bergantung pada badan air, curah hujan, dan suhu untuk bertahan dan bereproduksi. Fosil mereka membantu ilmuwan memprediksi iklim masa depan lewat paleobiologi konservasi," papar Cruz.

Dr. Emily Lindsey menambahkan, kodok berperan seperti mesin waktu untuk mempelajari perubahan iklim dari zaman ke zaman.

"Kita bisa memutar balik waktu dan melihat apa yang terjadi, lalu menggunakan itu untuk membuat prediksi tentang bagaimana segala sesuatunya akan terus berubah," ujar Lindsey.

Cruz menambahkan kemungkinan ada faktor eksternal lain yang menyebabkan kodok keluar dari habitat aslinya, yang akan menjadi fokus penelitian selanjutnya.

Follow publika.id on Google News Follow
Topik Terkait: fosil kodok purba zaman es
Editors Team
melinda-putri-handayani
Author