Pasangan Calgary Sambut Bayi Kembar Empat Hasil IVF dengan Tantangan Besar
Pasangan asal Calgary, Kanada, berhasil menyambut kelahiran empat bayi sekaligus melalui program in vitro fertilization (IVF) pada 7 Mei di Foothills Medical Centre, sebuah kejadian yang sangat jarang dan penuh tantangan medis serta finansial, dilansir dari HaiBunda.
Keempat bayi yang lahir prematur pada usia kandungan 29 minggu empat hari, menjalani perawatan intensif neonatal selama 60 hingga 83 hari sebelum diperbolehkan pulang. Pasangan ini sebelumnya menjalani perjalanan panjang untuk mendapatkan keturunan melalui program bayi tabung.
Lola Oluwole mengungkapkan perjalanan panjang mereka untuk menjadi orang tua yang penuh perjuangan karena diagnosis endometriosis yang membuatnya sulit hamil. "Kami tidak merencanakan punya empat anak," ujar Lola. "Kami sebenarnya memasukkan dua embrio dan keduanya membelah secara ajaib; itulah sebabnya kami berada di titik ini."
Pasangan ini menjalani satu siklus IVF di Calgary dengan biaya sekitar 25.000 dolar Kanada, termasuk biaya obat-obatan yang harus mereka tanggung sendiri. Karena belum berhasil, mereka melakukan prosedur IVF di Nigeria dengan biaya lebih murah sekitar 5.000 dolar Kanada. Hasil USG awal menunjukkan dua bayi, namun pemindaian berikutnya mengungkapkan kehamilan kembar empat.
Lola mengenang kekhawatirannya saat mengetahui ada tiga bayi. "Ya ampun, bagaimana mungkin saya mampu membeli tiga kursi mobil bayi di tengah kondisi ekonomi seperti ini? Bagaimana saya akan mengurusnya?"
Kehamilan kembar empat memiliki risiko yang sangat tinggi dibandingkan kehamilan tunggal atau kembar dua. American Society for Reproductive Medicine (ASRM) mencatat lebih dari 95 persen kehamilan kembar empat mengalami kelahiran prematur sebelum 37 minggu, dan risiko preeklamsia lebih dari 60 persen. Bayi dari kehamilan multipel juga berisiko berat lahir rendah dan memerlukan perawatan neonatal intensif.
European Society of Human Reproduction and Embryology (ESHRE) menekankan bahwa kehamilan multipel berisiko tinggi terhadap komplikasi seperti kelahiran prematur, preeklamsia, perdarahan, persalinan caesar, dan perawatan di NICU sehingga membutuhkan pemantauan ketat oleh dokter spesialis.
Dr. Prati Sharma, presiden Canadian Fertility and Andrology Society, menjelaskan bahwa kehamilan kembar empat setelah IVF kini jarang terjadi karena klinik lebih sering melakukan transfer embrio tunggal. "Kami mentransfer satu embrio dalam satu waktu dan langkah ini telah secara drastis mengurangi tingkat kehamilan ganda," ujarnya.
Meski demikian, embrio tunggal dapat membelah secara alami menjadi kembar identik. "Walaupun Anda hanya memasukkan satu embrio, ada kemungkinan embrio tunggal tersebut membelah," tambah Sharma. Ia juga mengingatkan bahwa kehamilan multipel memiliki risiko kelahiran prematur yang tinggi bagi ibu dan bayi.
ASRM dan ESHRE merekomendasikan penggunaan single embryo transfer (SET) untuk menurunkan risiko kehamilan multipel dan menekankan pentingnya konseling pasien sebelum menentukan jumlah embrio yang akan ditransfer.
Kehadiran empat bayi sekaligus membawa kebahagiaan dan tantangan besar bagi pasangan ini, mulai dari perawatan hingga kesiapan fisik, mental, dan finansial. Mereka harus mengatur waktu untuk menyusui, mengganti popok, dan melakukan pemeriksaan kesehatan secara intensif.
Kisah ini menunjukkan bahwa setiap perjalanan mendapatkan anak memiliki cerita unik, dan kehamilan dengan bayi kembar empat melalui IVF merupakan pengalaman langka yang penuh suka duka.