Rupiah Menguat Tipis ke Rp17.861 per Dolar AS pada 19 Agustus 2026
Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS menguat tipis sebesar 1 poin atau 0,01 persen ke posisi Rp17.861 per dolar AS pada Rabu pagi, 19 Agustus 2026. Pergerakan mata uang Garuda ini terjadi menjelang pengumuman Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia.
Pergerakan bervariasi terjadi pada mata uang di kawasan Asia. Yen Jepang mengalami penguatan 0,10 persen, yuan China menguat 0,01 persen, dan won Korea Selatan naik 0,39 persen. Sementara itu, baht Thailand serta peso Filipina sama-sama melemah 0,12 persen, dolar Singapura turun 0,01 persen, dan dolar Hong Kong menguat 0,02 persen.
Kondisi serupa terlihat pada mata uang utama negara maju. Euro Eropa tercatat menguat 0,01 persen, franc Swiss menguat 0,05 persen, dan dolar Kanada menguat 0,01 persen. Di sisi lain, poundsterling Inggris melemah 0,01 persen dan dolar Australia terdepresiasi 0,17 persen.
Potensi pelemahan rupiah diperkirakan masih ada seiring eskalasi konflik geopolitik di Timur Tengah serta kenaikan harga minyak mentah dunia. Dilansir dari CNN Indonesia, pasar uang saat ini sedang mencermati sentimen global tersebut.
"Namun, pelemahan mungkin akan terbatas, dengan investor cenderung wait and see menantikan RDG BI sore ini," ujar Analis Mata Uang Doo Financial Futures Lukman Leong.
Analis memproyeksikan pergerakan nilai tukar rupiah sepanjang hari ini akan berada pada kisaran Rp17.800 hingga Rp17.900 per dolar AS.