AS dan Korea Selatan Pangkas Latihan Militer Bersama hingga 21 Agustus
Latihan militer gabungan antara Amerika Serikat (AS) dan Korea Selatan dipangkas hingga Jumat, 21 Agustus 2026, lebih cepat dari jadwal semula yang berakhir 27 Agustus, dilansir dari Detikcom.
Keputusan pemangkasan ini diambil setelah Presiden AS Donald Trump memerintahkan pengurangan skala latihan militer tersebut.
Kepala Staf Gabungan Korea Selatan menyatakan, "Kami telah memutuskan untuk menyesuaikan periode latihan UFS agar berlangsung dari tanggal 17 hingga 21."
Trump sebelumnya mengumumkan pada 16 Agustus bahwa Pentagon harus mengurangi latihan militer tahunan bersama Korea Selatan secara signifikan.
Trump menulis di media sosial bahwa latihan tersebut tidak hanya mahal, tetapi juga "mengirimkan sinyal yang sepenuhnya tidak pantas dan bersifat permusuhan" kepada Korea Utara, yang menurutnya bersikap "tidak mengancam dan menghormati" AS.
Pengumuman itu muncul saat AS dan Korea Selatan dijadwalkan memulai salah satu dari dua latihan militer besar tahunan mereka pada pekan yang sama.
Trump juga menyebutkan bahwa Korea Selatan menolak membantu AS dalam upaya denuklirisasi Iran dan mengklaim memiliki "hubungan yang sangat baik" dengan pemimpin Korea Utara Kim Jong Un.
"Baru-baru ini saya bertanya kepada Presiden Korea Selatan apakah mereka ingin bergabung dengan kami dalam denuklirisasi Republik Islam Iran, dan mereka menjawab, 'Tidak, terima kasih!'" tulis Trump.
"Oleh karena itu, dan mengingat sudah terlambat untuk dibatalkan, saya telah menginstruksikan Menteri Pertahanan untuk mengurangi secara signifikan latihan militer gabungan tersebut!" tambahnya.
Latihan militer gabungan Ulchi Freedom Shield ini awalnya dijadwalkan berlangsung dari 17 hingga 27 Agustus 2026 dan melibatkan sekitar 18.000 tentara Korea Selatan, menurut militer Korea Selatan kepada Associated Press.
Latihan ini mencakup operasi melawan drone, gangguan sinyal GPS, dan pertahanan dari serangan siber sebagai respons terhadap kemampuan militer Korea Utara yang terus berkembang.