Chandra Asri Pacific Bagikan Dividen Tunai Tahun Buku 2025
PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) memutuskan pembagian dividen tunai total tahun buku 2025 sebesar US$50 juta dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan pada Rabu, 13 Mei 2026.
Dari total tersebut, emiten petrokimia ini telah menyalurkan US$20 juta sebagai dividen interim pada 28 November 2025, sehingga sisa dividen final sebesar US$30 juta akan dibagikan kepada pemegang saham.
Berdasarkan keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia, nilai dividen final tersebut setara dengan Rp6,07341 per saham yang mengacu pada kurs tengah Bank Indonesia senilai Rp17.666 per dolar AS.
Alokasi dividen ini bersumber dari laba bersih tahun berjalan yang diatribusikan kepada entitas induk sebesar US$1,09 miliar, dengan saldo laba ditahan yang tidak dibatasi penggunaannya tercatat mencapai US$1,71 miliar serta total ekuitas senilai US$4,66 miliar.
Manajemen TPIA menjelaskan bahwa perseroan menyisihkan sebagian laba bersih untuk cadangan dan menahan sebagian besar dana guna memperkuat struktur permodalan.
"Perseroan terus berupaya memperkuat ketahanan bisnis melalui pengembangan portofolio usaha yang lebih terintegrasi dan terdiversifikasi di sektor energi, kimia, dan infrastruktur di tengah dinamika industri," ujar manajemen PT Chandra Asri Pacific Tbk.
Langkah penguatan tersebut mencakup realisasi dana aksi korporasi serta ekspansi strategis seperti akuisisi Aster Chemicals and Energy Pte Ltd dan jaringan SPBU Esso di Singapura.
Jadwal pembagian hak atas likuiditas ini juga telah ditetapkan secara rinci oleh pihak korporasi.
“Rencana pembagian Dividen Tunai untuk periode tahun buku 2025 tersebut sesuai dengan hasil RUPS Tahunan tanggal 13 Mei 2026,” tulis Erri Dewi Riani, General Manager of Legal & Corporate Secretary PT Chandra Asri Pacific Tbk.
Pihak perseroan mengumumkan bahwa investor yang berhak menerima dividen harus terdaftar resmi dalam catatan administratif sesuai tenggat yang ditentukan.
“Selanjutnya, Pembayaran Dividen akan dilaksanakan pada tanggal 17 Juni 2026,” sebut Erri Dewi Riani.
Berdasarkan data pasar per 19 Mei 2026, saham TPIA ditutup pada level Rp3.120 per lembar, sehingga estimasi dividend yield berada di kisaran 0,19% dengan rasio pembayaran dividen sekitar 2,75% dari total laba.
| Agenda | Tanggal |
|---|---|
| Cum dividen pasar reguler & negosiasi | 25 Mei 2026 |
| Ex dividen pasar reguler & negosiasi | 26 Mei 2026 |
| Recording date | 29 Mei 2026 |
| Cum dividen pasar tunai | 29 Mei 2026 |
| Ex dividen pasar tunai | 2 Juni 2026 |
| Pembayaran dividen | 17 Juni 2026 |