Gunung Semeru Erupsi Dua Kali Pagi Ini Lontarkan Abu 700 Meter
Gunung Semeru di Lumajang, Jawa Timur, kembali mengalami erupsi sebanyak dua kali pada Rabu (19/8/2026) pagi. Gunung tertinggi di Pulau Jawa tersebut tercatat melontarkan kolom abu vulkanik hingga ketinggian 700 meter di atas puncak, sebagaimana dilansir dari Detikcom.
Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) mencatat letusan pertama terjadi pada pukul 05.27 WIB. Erupsi awal ini membumbungkan kolom abu setinggi 500 meter di atas puncak atau sekitar 4.176 meter di atas permukaan laut.
"Terjadi erupsi Gunung Semeru pada hari Rabu, 19 Agustus 2026, pukul 05:27 WIB dengan tinggi kolom abu teramati ± 500 m di atas puncak (± 4176 m di atas permukaan laut)," tulis PVMBG.
Kolom abu dari letusan pertama teramati berwarna kelabu dengan intensitas tebal yang mengarah ke utara dan timur laut. Aktivitas ini terekam pada seismograf dengan amplitudo maksimum 22 mm serta durasi 143 detik.
Tidak lama berselang, Gunung Semeru kembali melontarkan abu vulkanik pada pukul 06.43 WIB dengan intensitas yang lebih besar. Pada letusan kedua ini, tinggi kolom abu teramati mencapai 700 meter di atas puncak atau sekitar 4.376 meter di atas permukaan laut.
"Terjadi erupsi Gunung Semeru pada hari Rabu, 19 Agustus 2026, pukul 06:43 WIB dengan tinggi kolom abu teramati ± 700 m di atas puncak (± 4376 m di atas permukaan laut)," tulis PVMBG.
Hingga laporan PVMBG tersebut diterbitkan, aktivitas erupsi di Gunung Semeru dilaporkan masih terus berlangsung.