Fenerbahce Ditahan Imbang Lyon Satu Sama

Share

Fenerbahce harus puas bermain imbang 1-1 saat menjamu Olympique Lyon pada laga leg pertama play-off UEFA Champions League di Kadikoy, Istanbul, Selasa, 18 Agustus 2026. Hasil ini membuat penentuan kelolosan bergeser ke leg kedua di Prancis.

Tim tamu membuka keunggulan terlebih dahulu melalui gol Openda pada menit ke-40 setelah memanfaatkan celah di pertahanan tuan rumah. Fenerbahce baru bisa menyamakan kedudukan di awal babak kedua lewat aksi individu Mason Greenwood.

Penyerang Fenerbahce, Vedat Muriqi, menyampaikan apresiasinya kepada para pendukung yang hadir di stadion usai pertandingan berakhir.

"Terima kasih kepada penggemar yang mendukung kami. Kami berjuang dengan baik. Di babak pertama, kami kebobolan gol dari posisi yang bisa dibilang setengah peluang. Hal-hal seperti ini ada dalam sepak bola," kata Vedat Muriqi, penyerang Fenerbahce.

Muriqi menjelaskan bahwa timnya berhasil mengambil kendali permainan pada paruh kedua dan meredam upaya serangan balik lawan yang menumpuk pemain di area belakang.

"Kami memulai babak kedua dengan baik. Greenwood menyamakan kedudukan dengan gol yang indah. Kontrol berada di tangan kami.

Sesekali, menjelang akhir pertandingan, karena lawan menunggu jauh di belakang, mereka mencari gol melalui serangan balik. Kami mencegah hal ini," ujar Vedat Muriqi, penyerang Fenerbahce.

Meski tidak meraih kemenangan di kandang, Muriqi menilai hasil imbang masih memberikan peluang bagi timnya untuk berjuang di laga berikutnya.

"Skor 1-1 sejujurnya selalu lebih baik daripada kekalahan. Kami ingin pergi ke pertandingan kedua dengan skor yang lebih baik dan menguntungkan, tetapi itu tidak terjadi," tutur Vedat Muriqi, penyerang Fenerbahce.

Pemain bernomor punggung tersebut berharap Fenerbahce mampu mencuri kemenangan pada laga tandang mendatang demi mengamankan tiket ke fase grup.

"Kami juga menunggu penggemar kami di Prancis. Insya Allah, kami ingin mendengarkan musik Champions League yang kami rindukan di sini dengan menang di Prancis," kata Vedat Muriqi, penyerang Fenerbahce.

Muriqi juga mengungkapkan kondisi fisiknya yang baru pulih dari cedera otot sebelum diturunkan dalam laga krusial ini.

"Sebagai transfer baru, saya memulai dengan cara terburuk yang mungkin terjadi. Saya merobek otot bagian bawah saya pada sesi latihan kedua. Saya kembali jauh lebih awal dari waktunya.

Terima kasih kepada semua orang yang telah berkontribusi. Seluruh staf dikerahkan. Berkat mereka, saya bermain selama 80 menit.

Saya tahu saya harus mencetak gol. Saya pernah bermain di sini sebelumnya. Mereka yang mengenal saya tahu, tujuan saya bukan mencetak gol tetapi berguna bagi tim.

Cukup bagi saya jika saya membantu tim, jika ada gol saya akan dua kali lebih bahagia. Gol akan datang. Kami adalah tim yang sangat sangat baik.

Bintang dunia Lukaku datang. Ada banyak hal yang akan saya pelajari darinya. Kami akan saling melengkapi.

Dia juga orang yang sangat beritikad baik. Fenerbahce adalah tim yang berkualitas di setiap posisi. Kami akan memainkan lebih dari 40-50 pertandingan, Vedat akan bermain, Lukaku akan bermain.

Ini tidak penting. Kami fokus pada target utama. Kami ingin berpartisipasi di Champions League dan menjadi juara di liga," ujar Vedat Muriqi, penyerang Fenerbahce.

Pelatih İsmail Kartal melakukan perombakan besar dengan menurunkan tujuh pemain berbeda dibanding laga domestik sebelumnya melawan Gençlerbirliği. Kendati memiliki deretan pemain bintang seperti Greenwood, Talisca, Kanté, hingga Skriniar, Fenerbahce kini diuji untuk mengubah kualitas individu tersebut menjadi kolektivitas tim saat bertandang ke markas Lyon.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
sheila-amara-zahra
Author