Jamal Musiala Kembali Alami Masalah Kesehatan di Lapangan

Share

Gelandang FC Bayern Munchen Jamal Musiala kembali mengalami masalah kesehatan dan tumbang di lapangan saat bertanding melawan 1. FC Heidenheim pada Selasa, 18 Agustus 2026. Insiden tersebut terjadi hanya empat menit setelah pemain berusia 23 tahun itu masuk sebagai pemain pengganti.

Tim medis segera berlari ke dalam lapangan untuk memberikan penanganan sebelum Musiala akhirnya berjalan meninggalkan area permainan menuju kamar ganti. Kejadian ini menjadi perhatian serius mengingat suhu di lokasi pertandingan Heidenheim tercatat berada di angka 19 derajat Celsius.

Sebelumnya, Musiala juga sempat roboh di lapangan saat menghadapi RB Leipzig dalam ajang Telekom Cup akhir pekan lalu. Pada insiden pertama, cuaca panas ekstrem yang melebihi 30 derajat Celsius diduga menjadi penyebab utama sang pemain mengalami gangguan sirkulasi darah.

Pengamat sepak bola Lothar Matthäus memberikan pandangannya terkait kondisi kebugaran gelandang serang Bayern tersebut melalui tulisan analisisnya.

"Insiden tersebut mungkin disebabkan oleh faktor suhu atau ketegangan. Situasi ini harus terus dipantau dan tidak boleh dianggap remeh," ujar Lothar Matthäus, Pengamat Sepak Bola Sky.

Matthäus juga menekankan pentingnya masa pemulihan agar pemain tim nasional Jerman itu tidak mengalami cedera berulang.

"Yang paling penting adalah dia sehat. Jika didengar dia akan kembali berlatih penuh bersama tim dalam satu atau dua hari, itu bukan hal yang buruk. Akan lebih parah jika terjadi sesuatu pada area cedera lamanya. Riwayat cedera ini terus membayanginya dalam 12 bulan terakhir, tetapi kini dia harus melupakannya," kata Lothar Matthäus, Pengamat Sepak Bola Sky.

Meskipun sempat mengalami gangguan kesehatan, Matthäus menyebutkan bahwa laporan tim pelatih mengenai kondisi fisik Musiala sebenarnya berada dalam tren yang sangat positif.

"Musiala memang tidak ikut dalam tur Asia, tetapi saya mendengar bahwa dia berada dalam kondisi yang sangat luar biasa sejak kembali berlatih bersama tim. Pelatih Vincent Kompany sangat puas dengannya. Bahkan setelah masuk sebagai pemain pengganti melawan Leipzig, dia langsung menyatu dengan permainan, bukan hanya karena gol yang dicetaknya," ucap Lothar Matthäus, Pengamat Sepak Bola Sky.

Sebelum insiden beruntun ini terjadi, manajemen klub telah memproyeksikan musim 2026/2027 sebagai periode krusial bagi sang pemain untuk menemukan kembali bentuk permainan terbaiknya.

"Dia sedikit kehilangan kelincahannya, meskipun catatannya tidak buruk. Momen-momen ajaibnya agak berkurang, tetapi itu akan kembali, kami seratus persen yakin akan hal itu. Kami akan mendampinginya dan membangunkannya kembali. Kami harus membawanya kembali ke level permainannya," kata Max Eberl, Direktur Olahraga FC Bayern Munchen.

Selain perkembangan Musiala, ruang perawatan Bayern Munchen juga membawa kabar baik terkait pemulihan pemain inti lainnya. Gelandang Konrad Laimer dilaporkan sudah kembali bergabung dalam sesi latihan kelompok penuh bersama Manuel Neuer, Joshua Kimmich, Aleksandar Pavlović, dan João Palhinha setelah pulih dari memar paha.

Di sisi lain, laga debut pemain baru Ismail Saibari turut mewarnai momen emosional saat Musiala pertama kali tumbang di ajang Telekom Cup. Saibari menjadi pemain pertama yang memegang kepala Musiala hingga tim medis datang, sebuah kejadian yang mengingatkannya pada insiden tragis mantan rekan setimnya, Abdelhak Nouri, pada 2017 silam.

"Dia selamat, tetapi sejak saat itu tidak dapat bergerak secara mandiri. Untuk mendukungnya, saya mengenakan nomor punggung 34, karena itulah nomor terakhir yang dia kenakan," ujar Ismail Saibari, Pemain FC Bayern Munchen.

Skuad FC Bayern Munchen kini terus memantau kondisi terkini Musiala jelang laga pembuka musim kompetisi resmi menghadapi Borussia Dortmund di ajang Supercup pada Sabtu mendatang.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
sheila-amara-zahra
Author