Pemerintah Dijamin Tanggung Kredit Kopdes Merah Putih di Himbara
Badan Pengaturan BUMN menegaskan penyaluran pinjaman modal untuk Koperasi Desa Merah Putih oleh bank BUMN tidak menimbulkan risiko finansial. Skema pembiayaan modal hingga Rp3 miliar per gerai tersebut sepenuhnya mengantongi jaminan dari pemerintah.
Seperti dilansir dari Detik Finance, garansi tertulis dari Kementerian Keuangan menjadi landasan utama yang melindungi bank-bank Himbara dalam program ini. Penyelenggara memastikan integritas keuangan perbankan pelat merah tetap terjaga tanpa potensi gagal bayar.
Kepala Badan Pengaturan BUMN sekaligus CEO Danantara Dony Oskaria mengklarifikasi kekhawatiran publik terkait dampak negatif pembiayaan terhadap kondisi perbankan nasional saat ditemui di Gedung DPR, Jakarta, Selasa (18/8/2026).
"Jadi, banyak yang bilang nanti Himbara akan terdampak. Nggak ada hubungannya, karena Himbara memegang jaminan. Jadi, jangan nanti di golong-golongan ini berbahaya, Himbara akan default, ya nggak mungkin orang kita dijamin. Waktu kita memberikan kredit, ya, itu memang kredit itu dijamin oleh Menteri Keuangan," ujar Dony Oskaria.
Dony menambahkan bahwa skema permodalan koperasi desa ini diintegrasikan langsung sebagai bagian dari pelaksanaan program prioritas Presiden Prabowo Subianto.
"Jadi, buat Himbara, supaya teman-teman yang di luar juga memahami, tidak ada resikonya buat Himbara, karena Himbara memegang jaminan tertulis bahwa itu ditanggung oleh…Jadi, harus clear. Bahwa ini kan program pemerintah, jadi tidak perlu kita dikotomi-dikotomi," terang Dony Oskaria.
Melalui kepastian jaminan tersebut, seluruh gerai Koperasi Desa Merah Putih dipastikan dapat mengakses fasilitas kredit modal pinjaman dari bank BUMN secara aman.