Orang Utan Solo Safari Lepas dan Merusak Motor Warga

Share

Seekor orang utan milik Solo Safari melarikan diri dari area pemeliharaan hingga merusak kendaraan warga dan meresahkan pengguna jalan di kawasan Jalan KH Masykur, Selasa (18/8/2026), dilansir dari Detikcom.

Satwa tersebut melompati dinding pembatas lalu menuju area warung makan serta permukiman warga. Kehadiran primata ini membuat para pemilik usaha memilih menutup tempat usaha mereka guna menghindari amukan satwa liar tersebut.

Eko, seorang petugas parkir warung makan setempat, menceritakan awal mula kemunculan satwa tersebut yang bergerak dari arah timur lokasi kejadian.

"Orang utan melompat dari dinding jalan sampai depan buah, terus nyeberang, ngebrokke (menjatuhkan) hik, di depan ini, terus masuk ke sini. Gitu lho. Sampai dimbrokke (dijatuhkan), kendaraan dua itu," kata Eko.

Usai menjatuhkan sepeda motor yang terparkir, primata besar tersebut melangkah menuju area pemukiman padat dan rumah indekos sebelum penanganan dari pihak berwenang tiba.

"Orang utan terus jalan sana, sampai ke pasar, terus ke tempat kos-kosan sebelah situ. Terus baru diatasi dari pihak, dari Satwa Tarunya itu," ungkap Eko.

Pihak pengelola tempat wisata melalui General Manager Solo Safari, Miyana, memberikan konfirmasi bahwa situasi di lapangan telah terkendali sepenuhnya. Pihaknya langsung menerjunkan tim khusus yang terlatih dalam penanganan satwa liar begitu menerima laporan.

"Setelah menerima informasi terkait kejadian, TSI Group segera mengerahkan tim internal yang memiliki kompetensi dalam penanganan satwa untuk melakukan pengamanan di lapangan," ujar Miyana dalam keterangan tertulis yang diterima detikJateng, Selasa (18/8/2026).

Miyana menjelaskan bahwa prosedur evakuasi dijalankan dengan memperhitungkan faktor keamanan masyarakat sekitar serta keselamatan satwa itu sendiri.

"Proses penanganan dilakukan secara terukur dengan mengutamakan keselamatan masyarakat dan satwa, sesuai prosedur yang berlaku. Tim berhasil mengamankan orang utan dan mengembalikannya ke exhibit dalam kondisi terkendali," tuturnya.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
bram-adhitya-santoso
Author