Anisimova Tepis Isu Minum Bir Saat Tundukkan Eala di Cincinnati Open
Petenis putri Amerika Serikat Amanda Anisimova menghentikan spekulasi publik terkait minuman yang dikonsumsinya saat melakoni laga sengit babak ketiga Cincinnati Open 2026 melawan wakil Filipina Alexandra Eala. Cairan berwarna kuning keemasan yang sempat disangka bir tersebut dikonfirmasi merupakan minuman energi Red Bull.
Spekulasi berawal ketika penonton dan komentator siaran langsung mendapati Anisimova mengambil gelas plastik berisi cairan berwarna keemasan dari bawah handuknya pada jeda pergantian tempat set kedua. Minuman tersebut terbukti memberikan tambahan energi bagi Anisimova untuk bangkit dan membalikkan keadaan hingga menang 4-6, 6-4, 6-2.
Kejadian tersebut sempat memicu perdebatan di ruang siaran pertandingan. Komentator Tennis Channel Brett Haber dan Lindsay Davenport secara terbuka mengutarakan kebingungan mereka saat menyaksikan momen tersebut dari pinggir lapangan.
"Apa itu Lindsay?" tanya Haber.
Davenport memberikan pandangannya terkait isi gelas tersebut.
"Bisa jadi sari buah apel Brett," jawab Davenport.
Haber menegaskan dirinya tidak bermaksud menuduh sang petenis mengonsumsi alkohol di tengah laga.
"Maksud saya, saya tidak akan pernah mengatasnamakan seorang pemain meminum bir di tengah pertandingan tapi..," kata Haber.
Davenport menambahkan bahwa situasi tersebut sangat tidak biasa terjadi di lapangan profesional.
"Saya belum pernah melihat yang seperti itu," ujar Davenport.
Haber lantas menutup analisanya sebelum mendapatkan konfirmasi resmi.
"Begitulah kelihatannya," kata Haber. "Maksud saya, itu bisa saja non-alkohol, bisa jadi sari buah apel, bisa jadi apa saja. Kita tidak tahu."
Tekad Anisimova untuk bangkit juga terlihat dari komunikasinya bersama sang pelatih, Hendrik Vleeshouwers, di pinggir lapangan sesaat setelah merelakan set pertama jatuh ke tangan lawan.
"Tidak banyak semangat bertarung, jadi ya," kata Amanda Anisimova, petenis Amerika Serikat.
Vleeshouwers yang terkejut lantas mempertanyakan pernyataan anak asuhnya tersebut.
"Kamu tidak punya semangat bertarung?" tanya Vleeshouwers.
Anisimova memberikan penjelasan singkat atas performanya pada set pembuka.
"Tidak di set pertama, sepertinya. Saya kalah," ujar Anisimova.
Dugaan mengenai minuman misterius itu akhirnya terkonfirmasi setelah juru kamera di lapangan menemukan kaleng bekas minuman energi di area bangku pemain. Haber kemudian memberikan kepastian informasi tersebut kepada para penonton siaran.
"Hanya untuk melengkapi cerita ini, kami dapat mengonfirmasi melalui salah satu operator kamera di pinggir lapangan bahwa Anisimova meminta dan dibawakan sebuah Red Bull. Itulah minuman misterius tersebut," kata Haber.
Usai memandaskan perlawanan Eala, Anisimova mengungkapkan rasa terima kasih atas dukungan penonton yang membantunya bertahan di lapangan hingga larut malam.
"Saya tahu Alex adalah pemain yang luar biasa dan seorang pejuang. Saya tahu ini akan menjadi pertandingan yang sangat tangguh. Ada cukup banyak dukungan untuk saya malam ini jadi saya sangat menghargainya, karena saya tahu betapa Alex dicintai…
Dan untuk alasan yang baik. Tapi saya sangat menghargainya karena saya merasa membutuhkan dorongan semangat dalam pertandingan ini karena ini sudah lewat dari jam tidur saya," kata Anisimova.
Ia juga mengutarakan kebanggaannya atas daya juang yang berhasil ia temukan di tengah tekanan pertandingan.
"Saya sangat bangga dengan penampilannya, karena mampu menemukan cara dan memaksakan diri saya di tengah pertandingan. Saya sangat senang dengan cara saya menemukan permainan tenis saya dan mulai bertarung. Pemain hebat lainnya, baru saja meraih gelar Grand Slam, jadi dia memainkan tenis yang hebat, tapi saya hanya akan mencoba dan menikmati kemenangan saya malam ini," kata Anisimova.
Anisimova juga menambahkan evaluasi teknis terkait keberhasilannya membalikkan keadaan pada dua set berikutnya.
"Saya sangat senang dengan cara saya bisa menemukan permainan saya di pertengahan pertandingan. Alex adalah pemain yang sangat tangguh, jadi saya tahu ini akan menjadi tantangan berat bagi saya. Jadi sangat senang dengan cara saya bisa menemukan permainan tenis saya dan bermain agresif serta membalikkan keadaan," kata Anisimova.
Kemenangan ini membawa Anisimova melaju ke babak 16 besar WTA 1000 Cincinnati Open 2026. Petenis unggulan kesembilan tersebut dijadwalkan berhadapan dengan juara Wimbledon asal Ceko, Linda Noskova, untuk memperebutkan satu tempat di babak perempat final.
"Saya pikir akan sangat bagus untuk melihat di mana level tenis saya berada. Dia jelas baru saja memenangkan Grand Slam, jadi bermain tenis yang luar biasa. Saya akan melihatnya sebagai tantangan dan kesempatan lain bagi saya untuk menemukan kembali permainan saya. Saya sangat menantikannya," kata Anisimova.