Thailand Waspadai Singapura di Semifinal Piala AFF 2026
Pelatih Tim nasional Thailand Anthony Hudson mewaspadai kebangkitan Singapura jelang laga leg kedua semifinal Piala AFF 2026 di Stadion Rajamangala, Bangkok, pada Selasa (18/8/2026) malam WIB.
Meskipun skuad Gajah Perang mengantongi keunggulan agregat 3-1 dari leg pertama di Stadion Jalan Besar, Hudson mengingatkan timnya untuk tidak meremehkan lawan yang dinilainya mengalami perkembangan pesat.
Kewaspadaan skuad Thailand meningkat setelah melihat keberhasilan Singapura menahan imbang Indonesia 1-1 pada laga pamungkas penyisihan Grup A, yang sekaligus menghentikan langkah skuad Garuda di turnamen ini.
"Terkait laga kontra Singapura, kami harus paham bahwa mereka semakin kuat dan berkembang dengan signifikan," kata Hudson dalam jumpa pers sebelum pertandingan.
Mantan pelatih asal Inggris itu menambahkan bahwa rekor sang lawan saat menyingkirkan tim-tim kuat menjadi bukti potensi ancaman The Lions.
"Melihat ke belakang, mereka mampu mengatasi Indonesia dan Vietnam dengan baik," ujar pelatih kelahiran Washington, Amerika Serikat tersebut dilansir dari Thairath.
Hudson menekankan pentingnya pembenahan kontrol permainan agresif anak asuhnya usai mengevaluasi jalannya pertandingan pertama.
"Pada laga pertama melawan Singapura, kami masih belum cukup baik dalam mengendalikan bola dalam permainan agresif. Itu tanggungjawab saya untuk memperbaikinya," ujar Hudson.
Ia juga menyinggung proses adaptasi sejumlah wajah baru di dalam skuadnya yang kini sedang menghadapi tekanan publik.
"Tim ini diperkuat enam hingga tujuh pemain baru. Beberapa di antara mereka menanggung tekanan [ekspektasi publik], tapi setelah ini saya yakin pemain bisa menanganinya," katanya.
Di kubu berseberangan, Singapura mengusung misi bangkit untuk mengejar defisit dua gol demi merebut tiket ke partai puncak, meski dibayangi rekor buruk tidak pernah menang di kandang Thailand sejak November 2009.
Penyerang Singapura Ilhan Fandi menegaskan mentalitas timnya tetap tinggi dan pantang menyerah meski harus menghadapi ujian berat di Bangkok.
"Apa artinya hidup tanpa tantangan? Kami menyukai tantangan," ujar striker Singapura, Ilhan Fandi seperti dilansir dari VNExpress.
Ia meminta rekan-rekannya untuk tetap menjaga motivasi bertanding saat menghadapi ketertinggalan agregat.
"Anda tidak boleh kehilangan motivasi meskipun sedang tertinggal dua gol. Jika Anda tidak yakin bisa bangkit saat melawan Thailand, lebih baik Anda tinggal di rumah saja," tegasnya.
Sementara itu, Pelatih Singapura Gavin Lee menyoroti evaluasi pertahanan timnya yang sempat mendominasi penguasaan bola hingga 72 persen pada leg pertama namun tetap kebobolan tiga gol.
"Pertanyaannya adalah, mengapa Singapura kebobolan begitu banyak gol padahal mendominasi penguasaan bola? Kami harus menemukan jawabannya sendiri agar bisa memperbaiki pertahanan dan menciptakan lebih banyak peluang mencetak gol," ujar Lee.
Juru taktik berkebangsaan Singapura tersebut menilai pertandingan leg kedua di Bangkok menjadi kesempatan berharga untuk membalas hasil buruk pada pertemuan sebelumnya.
"Kami akan tampil untuk menyuguhkan performa yang lebih baik—performa yang layak membawa kami melaju ke babak berikutnya. Itulah yang akan menjadi fokus utama kami," tegas Gavin dilansir dari laman resmi AFF.
Gavin mengingatkan anak asuhnya agar tidak panik dan tetap memfokuskan perhatian pada aspek permainan yang bisa mereka kendalikan di lapangan.
"Pada akhirnya, kita harus kembali fokus pada hal-hal yang bisa kita kendalikan, yaitu performa kita di lapangan," jelas Gavin.
Ia menilai kesempatan tampil pada leg kedua harus dimaksimalkan untuk memperbaiki efektivitas serangan dan pertahanan secara bersamaan.
"Sebagai tim, kami tidak puas dengan hasil leg pertama, namun sisi positif dari kompetisi ini adalah kami memiliki kesempatan untuk mencoba lagi," sambung dia.
Gavin menutup keterangannya dengan menekankan pentingnya keseimbangan taktik antara memperketat pertahanan dan mengkreasi peluang gol.
"Ini adalah kesempatan untuk lebih membenahi pertahanan agar lebih rapat, namun di saat yang sama, menciptakan lebih banyak peluang bagi diri kami sendiri di lini depan," pungkasnya.
Pemenang agregat dari laga Thailand vs Singapura ini akan melaju ke partai final Piala AFF 2026 untuk menghadapi pemenang dari duel semifinal lainnya antara Vietnam dan Malaysia.