Anak Bunga Zainal Dirawat Intensif di Malaysia Akibat Infeksi Lambung
Putra bungsu aktris Bunga Zainal dan produser Sukhdev Singh harus menjalani perawatan medis intensif di Rumah Sakit Pantai Kuala Lumpur, Malaysia, setelah mengalami infeksi virus pada lambung dan pembengkakan pada empedu, Selasa (18/8/2026), sebagaimana dilansir dari Detik Hot.
Kondisi kesehatan sang anak sempat menurun drastis akibat gejala awal keracunan makanan yang berlanjut menjadi muntaber. Penanganan medis sempat dilakukan di sebuah rumah sakit di Jakarta selama hampir satu minggu, tetapi tidak menunjukkan perkembangan signifikan hingga keluarga memutuskan membawanya ke Malaysia.
"Bunga tidak hadir karena dia membawa putra saya yang kecil untuk ke rumah sakit," kata Sukhdev Singh saat ditemui di Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, Selasa (18/8/2026).
Setelah mendapatkan perawatan awal di Kuala Lumpur, sang anak sempat diperbolehkan pulang dan kembali bersekolah selama seminggu. Namun, gejala muntah kembali muncul pada hari Jumat sehingga ia harus dilarikan kembali ke rumah sakit pada Sabtu pagi.
"Keracunan makanan, terus muntaber. Berhari-hari kita masuk rawat di sini tidak ada perubahan. Dibawalah ke dokter yang nanganin biasa untuk di Kuala Lumpur.
Pulang sempat sekolah seminggu, terus Jumat muntah-muntah lagi. Sabtu paginya itu harus balik ke sana lagi," terang Sukhdev Singh.
Pemeriksaan medis terbaru mengonfirmasi adanya infeksi virus yang belum hilang sepenuhnya di area lambung. Tim dokter juga menemukan adanya endapan lumpur yang memicu timbulnya pembengkakan pada organ empedu pasien.
"Ternyata lambungnya begitu dicek kemarin itu ada virus katanya. Virusnya belum hilang. Nah kemarin itu juga ada lumpur di empedunya, hasil dokter mengatakan.
Tapi sudah mulai menipis, cuma terjadi pembengkakan. Jadi lambungnya luka, sekarang empedunya juga bengkak," jelasnya.
Kondisi pasien dilaporkan sudah jauh lebih stabil jika dibandingkan dengan tiga hari sebelumnya. Tim medis yang menangani menjadwalkan tindakan pemeriksaan magnetic resonance imaging (MRI) untuk memantau tingkat pembengkakan empedu sebelum menentukan langkah medis berikutnya.
"Hari ini mungkin cukup stabil ya dibanding tiga hari lalu. Tiga hari lalu itu memang kondisinya sangat mengkhawatirkan. Hari ini rencananya mau MRI," pungkasnya.