Hubungan Pendidikan Indonesia dan Thailand Menguat di Berbagai Jenjang
Jumlah mahasiswa asal Indonesia yang menempuh pendidikan di Thailand mencatatkan angka yang signifikan seiring semakin eratnya kerja sama pendidikan antarkedua negara, sebagaimana dilansir dari Detikcom pada Selasa (18/8/2026).
Duta Besar Kerajaan Thailand untuk Indonesia, H E Prapan Disyatat, menyampaikan hal tersebut saat membuka acara Business Delegation for Education Services in Indonesia 2026 di Hotel The Westin Jakarta. Kerja sama ini diperkuat oleh kehadiran perwakilan dari 15 lembaga pendidikan asal Thailand.
"Tailan dan Indonesia telah menikmati hubungan yang erat dan telah berlangsung lama. Saya senang melihat perwakilan dari 15 lembaga pendidikan Tailan dapat bergabung untuk memperkuat kerja sama ini," ujar Prapan Disyatat.
Berdasarkan data Perhimpunan Pelajar Indonesia (PPI) Dunia, tercatat ada sebanyak 1.155 mahasiswa Indonesia yang sedang menjalani studi di Thailand. Prapan juga menegaskan bahwa angka pelajar yang menempuh pendidikan di sana terus bertambah.
"Pada saat yang sama, lebih dari 1.000 siswa Indonesia juga saat ini sedang menempuh studi di Tailan," kata Prapan Disyatat.
Tidak hanya pelajar Indonesia yang bertolak ke luar negeri, mobilitas pelajar dari Thailand ke Indonesia juga menunjukkan angka yang cukup besar. Pelajar asal Thailand tersebut menempuh studi dari jenjang sekolah menengah hingga doktoral.
"Saat ini terdapat lebih dari 800 siswa Tailan yang belajar di Indonesia, mulai dari tingkat sekolah menengah pertama hingga tingkat doktoral, namun sebagian besar menempuh pendidikan di tingkat sarjana," kata Prapan Disyatat.
Secara global, Thailand telah memosisikan diri sebagai pusat pendidikan di kawasan regional. Pada tahun 2025, negara tersebut mencatat puluhan ribu mahasiswa internasional yang terdaftar di berbagai perguruan tinggi.
"Tailan telah lama menjadi pusat pendidikan regional. Pada tahun 2025, hampir 50.000 mahasiswa internasional terdaftar di lembaga pendidikan tinggi Tailan," ujar Prapan Disyatat.
Sementara itu, pihak institusi pendidikan Thailand menilai Indonesia memiliki potensi yang sangat besar dalam pertukaran pelajar internasional. Populasi penduduk Indonesia yang mencapai hampir 290 juta jiwa menjadi daya tarik utama bagi institusi luar negeri.
"Indonesia adalah pasar yang penting bagi pendidikan, dengan jumlah penduduk hampir 290 juta jiwa dan populasi pelajar yang besar serta terus berkembang. Indonesia menawarkan potensi yang signifikan bagi kerja sama pendidikan internasional," kata Direktur Thai Trade Center Jakarta, Hataichanok Sivara.
Antusiasme pelajar dan keluarga di Indonesia untuk membangun karier masa depan mendorong semakin aktifnya kemitraan di sektor pendidikan ini.
"Indonesia menawarkan potensi yang signifikan bagi kerja sama pendidikan internasional, dan para pelajar serta keluarga di Indonesia semakin giat berupaya untuk membangun karier masa depan mereka," kata Hataichanok Sivara.
Kemitraan antara kedua negara mencakup berbagai program strategis seperti beasiswa, kesempatan kuliah, hingga pertukaran pelajar. Institusi pendidikan di Thailand menawarkan keunggulan berupa program berorientasi internasional, biaya hidup yang kompetitif, serta kedekatan geografis dan budaya.
"Dalam hal ini, Tailan memiliki banyak hal yang ditawarkan dengan universitas dan lembaga pendidikan yang berkualitas, program-program berorientasi internasional, biaya kuliah dan biaya hidup yang komparatif, serta kedekatan geografis dan budaya," kata Hataichanok Sivara.