Huang Xiaochi Terbang ke Luar Angkasa pada 2028 dengan Pesawat CYZ1
Seorang pengusaha asal China, Huang Xiaochi, akan melakukan perjalanan ke luar angkasa pada tahun 2028 menggunakan pesawat luar angkasa CYZ1, dilansir dari Detikcom.
Huang, yang berusia 73 tahun, tercatat sebagai penumpang nomor 022 dalam misi suborbital yang dikembangkan oleh startup InterstellOr. Misi ini akan membawa Huang ke garis Kármán, batas antara atmosfer bumi dan luar angkasa, untuk menikmati pemandangan bumi dari luar angkasa.
Meski bukan astronaut dan hanya lulusan sekolah menengah, Huang dikenal sebagai pembelajar gigih yang menguasai berbagai disiplin ilmu secara otodidak, seperti fisika, kimia, geometri, teknik, dan bahasa Inggris.
Huang pernah menjabat Wakil Presiden Teknik di perusahaan manufaktur Kelon dan memimpin tim riset yang berhasil menciptakan kulkas hemat energi pertama di China. Inovasi ini meraih dua penghargaan nasional.
Pada usia 49 tahun, Huang mendirikan Guangdong Ritu Technology Inc yang mengembangkan Daodaotong, salah satu peta navigasi GPS komersial pertama di China, yang menjadi dasar layanan pemetaan digital yang digunakan jutaan orang saat ini.
Untuk mengikuti perjalanan luar angkasa menggunakan CYZ1, tiket pra-jual dibanderol sekitar 3 juta yuan atau Rp 6,4 miliar. Huang akan terbang bersama tokoh ternama lainnya.
"Saya hanya ingin pergi melihat-lihat, sama seperti perjalanan lainnya," ujar Huang.