Menteri Perumahan Kolombia Didesak Mundur Usai Liburan Saat Gempa

Share

Menteri Perumahan Kolombia Jaime Andres Beltran mendapat kritikan keras dan ancaman mosi tidak percaya dari kubu oposisi setelah kedapatan berlibur ke kawasan Karibia usai gempa bumi Magnitudo 7,4 mengguncang wilayah barat Kolombia pada 10 Agustus lalu.

Bencana tersebut menewaskan hampir 300 orang dan merusak nyaris 27.000 rumah di seluruh negara, sebagaimana dilansir dari Detikcom melalui laporan AFP pada Selasa (18/8/2026). Gempa ini merupakan yang terkuat di Kolombia dalam kurun waktu hampir setengah abad terakhir, serta terjadi hanya tiga hari setelah Abelardo de la Espriella resmi menjabat sebagai Presiden Kolombia.

Kecaman publik memuncak selama akhir pekan setelah beredar luas foto dan video yang memperlihatkan Beltran sedang bersantai di kawasan pantai kota Santa Marta. Gelombang protes tersebut direspon oleh pihak oposisi dengan rencana pengajuan mosi tidak percaya karena sang menteri dinilai tidak bertindak profesional di tengah krisis nasional.

Menanggapi gelombang desakan tersebut, Beltran memberikan klarifikasi terkait keberadaannya di lokasi wisata pada Senin (17/8).

"Tidak sedang berlibur," kata Menteri Perumahan Kolombia, Jaime Andres Beltran.

Dia berdalih bahwa kehadirannya di Santa Marta hanya untuk menyempatkan diri bertemu dengan anggota keluarganya di tengah kesibukan penanganan krisis.

"Meluangkan waktu beberapa jam bersama istri dan anak-anaknya, yang sudah berhari-hari tidak saya temui," kata Jaime Andres Beltran.

Melalui pernyataan resminya di media sosial X, pejabat publik tersebut memastikan komitmennya dalam masa tanggap darurat.

"Segera," kata Jaime Andres Beltran mengenai kepulangannya untuk kembali bekerja menangani rekonstruksi pascagempa.

Sementara itu, sepekan setelah gempa mengguncang, tim penyelamat melaporkan harapan menemukan korban selamat di bawah reruntuhan kian menipis. Fokus penanganan kini dialihkan pada penanganan krisis kemanusiaan bagi puluhan ribu warga yang terpaksa tinggal di kamp-kamp pengungsian terbuka di kawasan Cali, Pereira, dan wilayah terdampak lainnya.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
annisa-nur-fadhilah
Author