BEI Suspensi Saham MDIA Usai Melesat 318 Persen Sebulan
Bursa Efek Indonesia (BEI) menyetop sementara perdagangan saham PT Intermedia Capital Tbk (MDIA) mulai Kamis (13/8/2026) setelah harganya melesat hingga 317,91 persen dalam sebulan terakhir mencapai level Rp280 per saham. Langkah penghentian sementara tersebut berlaku di pasar reguler dan pasar tunai sejak sesi pra-pembukaan hingga pengumuman lebih lanjut, akibat lonjakan harga yang dinilai sangat agresif oleh otoritas bursa. Sebelum keputusan suspensi diterbitkan, emiten pengelola saluran televisi ANTV tersebut mencatatkan penguatan harga sebesar 13,82 persen pada perdagangan Rabu (12/8/2026), serta akumulasi kenaikan hingga 25 persen dalam lima hari perdagangan terakhir.
Merespons langkah pengawasan bursa, manajemen perseroan memberikan klarifikasi resmi mengenai dinamika pergerakan nilai saham melalui keterbukaan informasi di BEI pada Senin (17/8/2026).
"Ekspektasi tersebut pada akhirnya dapat tercermin dalam dinamika perdagangan dan pergerakan harga saham perseroan," ujar Sekretaris Perusahaan MDIA Andrew Santoni Hutasoit. Manajemen menegaskan bahwa fluktuasi harga saham sepenuhnya dipengaruhi mekanisme pasar, likuiditas, serta ekspektasi investor terhadap langkah efisiensi dan prospek industri media, sehingga pergerakannya tidak selalu mencerminkan kinerja operasional jangka pendek.
Dari sisi laporan keuangan per 31 Maret 2026, perseroan memangkas rugi bersih menjadi Rp8,3 miliar dari periode sama tahun sebelumnya Rp58,3 miliar, didukung pendapatan Rp141,7 miliar dan penurunan beban neto. Secara bersamaan, BEI menetapkan MDIA ke dalam daftar 56 emiten dengan kepemilikan terkonsentrasi tinggi (high shareholding concentration/HSC) setelah 94,31 persen porsi sahamnya dikuasai oleh kelompok investor tertentu per 12 Agustus 2026.
| No | Nama Emiten | Kode | Persentase Kepemilikan Terkonsentrasi |
|---|---|---|---|
| 1 | PT Maha Properti Indonesia Tbk | MPRO | 99,99% |
| 2 | PT DCI Indonesia Tbk | DCII | 99,96% |
| 3 | PT Krom Bank Indonesia Tbk | BBSI | 99,95% |
| 4 | PT Pradiksi Gunatama Tbk | PGUN | 99,95% |
| 5 | PT Golden Flower Tbk | POLU | 99,94% |
| 6 | PT Soho Global Health Tbk | SOHO | 99,93% |
Manajemen MDIA memastikan tidak ada fakta atau informasi material penting yang disembunyikan dari publik, serta tidak ada perkara hukum maupun perolehan kontrak baru yang belum diungkapkan.