Aksi Srikandi PM dan POV Pembawa Baki Warnai HUT ke-81 RI
Rangkaian upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia yang berlangsung di Istana Kepresidenan, Jakarta, menghadirkan sejumlah momen menarik. Kirab bendera pusaka dan teks proklamasi diawali dari Monumen Nasional menuju Istana Merdeka, seperti dilansir dari Detikcom. Prosesi penyerahan bendera pusaka dan teks proklamasi dilakukan pada pukul 08.00 WIB oleh dua Purna Paskibraka Duta Pancasila 2025.
Keduanya membawa dokumen bersejarah tersebut menggunakan kereta kencana Garuda Prabayaksa. Perjalanan kereta kencana mendapat pengawalan ketat dari 45 pasukan motor kawal Polisi Militer. Sebanyak 15 prajurit wanita TNI atau srikandi Polisi Militer berada di barisan terdepan mengendarai motor voorijder dalam formasi rapi.
Kehadiran para prajurit wanita tersebut menarik perhatian warga serta tamu undangan yang memadati kompleks Istana. Suasana lokasi upacara juga tampak meriah dengan berbagai dekorasi bernuansa merah putih.
Pihak Istana menyediakan suvenir khusus bagi para tamu undangan yang menghadiri upacara detik-detik proklamasi. Suvenir tersebut dibagikan dalam tas goni cokelat berisi kudapan sarapan dan minuman isotonik, serta tas putih berisi buku, mug, baju, dan handuk. Antusiasme masyarakat juga terlihat di luar area Istana dan kawasan Monas. Sejumlah warga rela datang sejak pagi hari dari luar daerah untuk menyaksikan langsung suasana perayaan kemerdekaan.
Inovasi baru ditampilkan pada siaran langsung prosesi pengibaran bendera Merah Putih. Masyarakat dapat menyaksikan momen pengibaran dari sudut pandang atau POV pembawa baki. Pembawa baki bendera pusaka, Celina Olivia Apriani Theo, berjalan menaiki anak tangga menuju podium untuk menerima bendera dari Presiden Prabowo Subianto. Kamera yang terpasang memperlihatkan sudut pandang dari baki saat diletakkan di hadapan Presiden.
Presiden Prabowo Subianto kemudian mencium Sang Merah Putih sebelum menempatkannya di atas baki. Setelah prosesi penyerahan selesai, Celina membawa bendera tersebut turun dari podium untuk dilanjutkan oleh Tim Paskibraka Indonesia Berdaulat.