Benfica Bantai Casa Pia 7-0 di Liga Portugal
Benfica meraih kemenangan telak 7-0 saat bertandang ke markas Casa Pia di Rio Maior pada pekan kedua I Liga Portugal, Senin (17/8/2026). Kemenangan besar ini menjadi momen kebangkitan tim setelah meraih hasil negatif pada laga pembuka musim.
Vangelis Pavlidis menjadi bintang lapangan dengan mencetak hat-trick dan satu assist hanya dalam waktu 59 menit bermain. Gol-gol kemenangan lainnya disumbangkan oleh Rafa, Gianluca Prestianni, Jhon Duran, serta gol bunuh diri bek lawan, Ofori.
Pelatih Benfica, Marco Silva, mengapresiasi kebangkitan anak asuhnya usai kekalahan di pekan pertama. Menurutnya, fokus dan konsentrasi para pemain menjadi kunci utama dalam mengamankan tiga poin penuh ini.
"Setelah hasil negatif bagi kami di awal piala liga, reaksinya harus seperti ini, datang dan memenangkan laga berikutnya. Saya tidak bicara soal angka, saya bicara soal bermain dan menang," kata Marco Silva, Pelatih Benfica.
Ia juga menyoroti peran penting para pendukung yang hadir memberikan dukungan penuh sepanjang pertandingan, meskipun tim bertindak sebagai tamu di lapangan yang tergolong sulit.
"Saya harus berbicara tentang para pendukung kami. Saya percaya perbedaan besar dari pertandingan pekan pertama dengan pertandingan ini ada di sana, kami bermain di tandang, tetapi benar-benar terasa bermain di rumah dan patut disorot dukungan dari menit pertama hingga terakhir," ujar Marco Silva, Pelatih Benfica.
Marco Silva membeberkan instruksi khusus yang ia sampaikan kepada para pemain saat jeda antarbaksa untuk menjaga ritme permainan.
"Saya menyampaikan dua aspek sangat penting kepada para pemain saat jeda: tidak kebobolan dan memiliki mentalitas untuk membunuh laga di saat yang tepat, kami membuat cukup banyak peluang," ucap Marco Silva, Pelatih Benfica.
Mengenai aksinya di pinggir lapangan dan respons terhadap situasi pertandingan, sang pelatih menegaskan komitmennya untuk mendampingi skuat secara maksimal.
"Di bangku cadangan saya akan menjadi seperti ini, bermain bersama pemain saya, memberikan ketenangan saat dibutuhkan, dan emosi saat diperlukan. Saya ingin, di atas segalanya, membantu mereka melakukan hal-hal dengan baik," kata Marco Silva, Pelatih Benfica.
Dominasi Benfica sudah terlihat sejak awal laga melalui gol cepat Prestianni di menit ke-3 dan tembakan Rafa di menit ke-14. Pavlidis menambah keunggulan di menit ke-47, disusul gol Jhon Duran di menit ke-61 serta gol bunuh diri Ofori yang menyempurnakan keunggulan. Usai laga ini, Benfica mengalihkan fokus untuk persiapan pertandingan di kompetisi Eropa pada Kamis mendatang.