Yukie PAS Band Mengalami Kecelakaan Akibat Pengemudi Microsleep

Share

Vokalis grup musik PAS Band, Yukie Tendo, mengalami kecelakaan lalu lintas di Jalan AH Nasution, Sukamiskin, Arcamanik, Bandung, pada Sabtu (15/8/2026) siang. Insiden tersebut terjadi setelah kendaraan yang dikendarai Yukie ditabrak oleh pengemudi lain yang mengalami kondisi microsleep.

Akibat benturan keras dalam peristiwa tersebut, Yukie menderita luka serius pada bagian kepala. Tim medis memberikan tindakan penanganan luka berupa 10 jahitan kepada sang vokalis.

Drummer PAS Band, Sandy, mengungkapkan bahwa pengemudi yang menabrak kendaraan Yukie mendadak kehilangan kendali atas kendaraannya. Pengemudi tersebut tidak sengaja tertidur sebentar di balik kemudi akibat rasa lelah yang ekstrem.

"Keluarga penabrak sudah kooperatif, ternyata microsleep," ujar Sandy.

Kondisi microsleep merupakan keadaan ketika pengemudi berada dalam tingkat kelelahan parah hingga otak kehilangan kesadaran sejenak karena tidak beristirahat secara berkala.

"Microsleep adalah sebuah kondisi di mana otak pengemudi blank karena terlalu lelah akibat tidak beristirahat untuk refresh secara berkala," jelas Sony Susmana, Director Training Safety Defensive Consultant Indonesia (SDCI).

Kelelahan saat mengemudi berisiko menurunkan refleks serta konsentrasi pengemudi terhadap situasi jalan raya secara signifikan.

"Mengemudi dalam keadaan lelah sangat berbahaya karena dapat mengurangi konsentrasi dan respons terhadap situasi di jalan," kata Jusri Pulubuhu, Founder dan Lead Instructor Jakarta Defensive Driving Consulting (JDDC).

Pengendara yang memaksakan diri mengemudi dalam kondisi lelah juga berpotensi besar melakukan kesalahan fatal di jalan raya.

"Pengemudi yang lelah cenderung melakukan kesalahan, seperti salah memperhitungkan jarak atau kecepatan," ujar Jusri.

Untuk mencegah terjadinya kecelakaan serupa, praktisi keselamatan berkendara mengimbau para pengemudi agar beristirahat secara berkala setiap 2 hingga 3 jam perjalanan serta melakukan peregangan ringan.

"Biasakan tidur cukup sebelum mengemudi dan istirahat berkala. Ketika saat mengemudi dan badan sudah memberikan sign nguap, pegal-pegal, artinya harus stop dan istirahat, stretching ringan," saran Sony.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
danto-wijaya-kusuma
Author