Cardiff City Jamu Wrexham dalam Laga Pembuka Championship 2026
Cardiff City menjamu rival sewilayah, Wrexham, dalam pertandingan pembuka Divisi Championship di Stadion Cardiff City pada Senin, 17 Agustus 2026. Pertemuan ini menjadi yang pertama bagi kedua klub asal Wales tersebut di kasta kedua liga Inggris dalam kurun 24 tahun.
Laga perdana musim 2026-2027 ini diperkirakan dihadiri sekitar 32.000 penonton di stadion serta disiarkan secara global, termasuk di Amerika Utara. Pertemuan liga terakhir kedua tim terjadi pada 22 Maret 2002 di Ninian Park, saat Cardiff menang 3-2 atas Wrexham.
Manajer Wrexham Phil Parkinson menyambut antusias jadwal pertandingan pembuka kompetisi musim baru ini.
"Menuju hal yang tidak diketahui," kata Brian Barry-Murphy, Manajer Cardiff City.
"Ketika jadwal pertandingan keluar, semua orang langsung merasa bersemangat," kata Parkinson.
"Ini adalah derby Wales dan laga yang luar biasa bagi kedua klub untuk memulai musim," kata Parkinson.
"Saya sudah tidak sabar," kata Barry-Murphy.
"Saya rasa lamanya masa persiapan membuat kegembiraan terus tumbuh saat pertandingan semakin dekat," kata Barry-Murphy.
"Anda dapat merasakan gairah nyata di kota ini untuk pertandingan tersebut dan kami semua menantikannya," kata Barry-Murphy.
"Orang-orang di Amerika Utara tidak relevan bagi saya," kata Barry-Murphy.
"Dengan segala hormat, masyarakat Cardiff adalah satu-satunya yang penting bagi kami," kata Barry-Murphy.
"Dan tentu saja orang-orang di Malaysia adalah bos Anda, jadi kami selalu berusaha mengesankannya dan bermain untuk para pendukung," kata Barry-Murphy.
"Saya pikir salah satu keindahan musim ini adalah, bagi banyak dari kami, kami memasuki wilayah yang tidak diketahui," kata Barry-Murphy.
"Kami melihat hal itu sangat mengesankan dan berpotensi menjadi sesuatu yang ingin kami semua nantikan," kata Barry-Murphy.
"Perasaan kami adalah bahwa kami dapat mengejutkan banyak orang," kata Barry-Murphy.
"Kami tidak naif. Kami melihat banyak prediksi minggu ini yang menempatkan kami di posisi dua atau tiga terbawah, jadi kami tidak berhalusinasi tentang betapa sulitnya musim ini nantinya," kata Barry-Murphy.
"Namun besarnya tantangan meningkatkan besarnya rasa semangat kami. Semakin besar tantangannya, semakin kami menantikannya," kata Barry-Murphy.
"Saya memahami perasaan terhadap sepak bola di dalam dan sekitar area tersebut," kata Smith.
"Saya menghabiskan waktu yang luar biasa di sana. Saya berada di sana selama lima tahun. Selama saya di sana, kami memenangkan berbagai hal dan meraih promosi, tetapi kami juga memiliki masalah," kata Smith.
"Saya cukup bodoh untuk masuk ke jajaran direksi sehingga menghabiskan banyak uang, tetapi ini adalah klub sepak bola yang hebat," kata Smith.
"Kawasan ini menginginkan sepak bola, Wales membutuhkan klub sebesar Wrexham di Wales utara," kata Smith.
"Satu atau dua pemain lagi akan datang," kata Allen.
"Cardiff tampak tenang, tetapi saya menyukai fakta bahwa manajer dan dua pemain terbaik mereka [Yousef Salech dan Dylan Lawlor] tetap bertahan di klub," kata Allen.
"Ketika jadwal pertandingan keluar, semua orang langsung merasa bersemangat," kata Parkinson.
"Ini adalah derbi Wales dan pertandingan yang sangat bagus bagi kedua klub untuk memulai musim," kata Parkinson.
"Saya tidak sabar," kata Barry-Murphy.
"Saya rasa lamanya masa persiapan membuat kegembiraan semakin bertumbuh seiring semakin dekatnya hari pertandingan," kata Barry-Murphy.
"Anda bisa merasakan gairah nyata di kota ini untuk pertandingan tersebut dan kita semua sangat menantikannya," kata Barry-Murphy.
"Orang-orang di Amerika Utara tidak relevan bagi saya," kata Barry-Murphy.
"Dengan segala hormat, masyarakat Cardiff adalah satu-satunya yang penting bagi kami," kata Barry-Murphy.
"Dan tentunya orang-orang di Malaysia adalah bos Anda, jadi kami selalu berusaha mengesankannya dan bermain untuk para pendukung," kata Barry-Murphy.
"Saya pikir salah satu keindahan musim ini adalah, bagi banyak dari kita, kita melangkah ke sesuatu yang tidak diketahui," kata Barry-Murphy.
"Kami melihat hal itu sangat menggiurkan dan berpotensi menjadi sesuatu yang kita semua nantikan," kata Barry-Murphy.
"Perasaan kami adalah kami bisa mengejutkan banyak orang," kata Barry-Murphy.
"Kami tidak naif. Kami melihat banyak prediksi minggu ini yang menempatkan kami di dua atau tiga terbawah, jadi kami tidak berhalusinasi tentang betapa sulitnya musim ini nantinya," kata Barry-Murphy.
"Namun besarnya tantangan justru meningkatkan besarnya rasa gembira kami. Semakin besar tantangannya, semakin kami menantikannya," kata Barry-Murphy.
"Saya memahami perasaan terhadap sepak bola di dalam dan sekitar area tersebut," kata Smith.
"Saya memiliki waktu yang luar biasa di sana. Saya berada di sana selama lima tahun. Saat saya di sana, kami memenangkan berbagai hal dan meraih promosi, tetapi kami juga menghadapi masalah," kata Smith.
"Saya cukup bodoh untuk masuk ke jajaran direksi sehingga menghabiskan banyak uang bagi saya, tetapi ini adalah klub sepak bola yang hebat," kata Smith.
"Wilayah ini menginginkan sepak bola, Wales membutuhkan klub seukuran Wrexham di Wales utara," kata Smith.
"Satu atau dua pemain lagi akan datang," kata Allen.
"Cardiff bergerak tenang, tetapi saya suka fakta bahwa manajer dan dua pemain terbaik mereka [Yousef Salech dan Dylan Lawlor] tetap bertahan di klub," kata Allen.
"Saat jadwal keluar, semua orang langsung bersemangat. Ini derby Welsh dan pertandingan yang hebat untuk kedua klub memulai musim," kata Parkinson.
"Saya tidak sabar menunggu pertandingan ini. Semakin dekat pertandingan, semakin terasa suasana yang berbeda di kota ini. Kami semua menantikan pertandingan ini," kata Barry-Murphy.
"Orang-orang di Amerika Utara tidak relevan bagi saya. Yang penting adalah pendukung Cardiff dan pemilik klub," kata Barry-Murphy.
"Daerah ini membutuhkan klub sepak bola sebesar Wrexham," kata Smith.
"Kami bisa mengejutkan banyak orang," kata Barry-Murphy.
Cardiff City melangkah ke Championship setelah mengamankan promosi otomatis dari League One musim lalu dengan rekor kandang 17 kemenangan dari 23 pertandingan. Sementara itu, Wrexham datang dengan kekuatan lini serang yang diisi Sam Smith, Nathan Broadhead, dan Ben Whiteman setelah finis dua poin di luar zona play-off pada musim sebelumnya.