Pengunjung Banting Pemilik Warung Mi Lansia di Singapura
Seorang pemilik warung mi yang sudah lanjut usia menjadi korban penganiayaan oleh pengunjung di sebuah kedai kopi di East Coast Road, Singapura, pada Sabtu, 15 Agustus 2026. Korban dibanting hingga lantai usai mengelus kepala seorang anak perempuan. Aksi penganiayaan tersebut terekam melalui kamera CCTV dan diunggah oleh akun Facebook Bei-ing Wanton Noodle pada hari yang sama pukul 19.14 waktu setempat, sebagaimana dilansir dari Detikcom.
Dalam rekaman video tersebut, korban terlihat berjalan di dalam area kedai kopi sambil berpegangan pada meja untuk menopang tubuhnya. Saat melintas di dekat seorang anak perempuan, ia sempat mengelus kepala anak itu sebelum tangannya ditepis oleh wanita yang duduk di sana.
Seorang pria yang diduga sebagai ayah dari anak perempuan tersebut kemudian kembali ke meja dan langsung menegur korban. Tanpa membicarakan masalah lebih jauh, pria itu mendadak membanting lansia tersebut ke lantai hingga terjatuh keras.
Pihak pengunggah menyebut pelaku sempat meminta maaf kepada ayah mereka dan menawarkan minuman. Akibat insiden pembandingan tersebut, korban dilaporkan mengalami sakit punggung yang parah. Kepolisian Singapura mengonfirmasi telah menerima laporan mengenai penganiayaan yang terjadi sekitar pukul 16.40 waktu setempat di 50 East Coast Road tersebut. Pelaku yang diduga melakukan aksi kekerasan diketahui berusia 40 tahun.
Saat ini penyelidikan masih terus berlangsung untuk mengungkap seluruh fakta kasus. Pihak kepolisian mengimbau masyarakat luas agar tidak berspekulasi terkait insiden penganiayaan tersebut selama proses hukum berjalan.