Kemensos dan BBPPKS Gelar Kegiatan Peringatan HUT Ke 81 RI

Share

Kementerian Sosial melalui DWP Kemensos bersama Balai Besar Pendidikan dan Pelatihan Kesejahteraan Sosial Yogyakarta menyelenggarakan rangkaian kegiatan peringatan HUT ke-81 Republik Indonesia di Sekolah Rakyat wilayah Lampung dan Daerah Istimewa Yogyakarta.

Acara Gebyar Kemerdekaan di Sekolah Rakyat Terintegrasi 3 Lampung Selatan diisi dengan berbagai perlombaan tradisional serta motivasi dari DWP Kemensos. Sementara di Yogyakarta, BBPPKS menggelar kegiatan permainan dan renungan suci yang melibatkan tiga Sekolah Rakyat.

Penasihat Dharma Wanita Persatuan Kementerian Sosial Fatma Saifullah Yusuf menyampaikan bahwa kemerdekaan yang dinikmati saat ini merupakan buah dari perjuangan panjang para pahlawan agar generasi penerus mendapat kehidupan dan pendidikan yang lebih baik.

"Tugas kita sekarang adalah mengisi kemerdekaan Republik Indonesia dengan hal-hal yang positif. Bagi anak-anak, salah satu cara untuk mengisi kemerdekaan ini dengan apa? Dengan belajar. Belajar yang sungguh-sungguh, menghargai orang lain, menjaga persahabatan," kata Fatma Saifullah Yusuf, Penasihat DWP Kemensos.

Ia juga menekankan pentingnya pembentukan karakter diri serta kemandirian bagi seluruh peserta didik di Sekolah Rakyat.

"Dan juga terus berusaha menjadi pribadi yang mandiri dan pribadi yang jauh lebih baik," kata Fatma Saifullah Yusuf, Penasihat DWP Kemensos.

Pemerintah menghadirkan Sekolah Rakyat gratis untuk memberikan fasilitas pendidikan berkualitas yang tidak hanya mencakup pembelajaran akademik, tetapi juga penanaman nilai kehidupan bersama.

"Jadi di Sekolah Rakyat ini anak-anak tidak hanya belajar ilmu pengetahuan, tetapi juga belajar hidup bersama," kata Fatma Saifullah Yusuf, Penasihat DWP Kemensos.

Fasilitas penunjang di Sekolah Rakyat meliputi ruang kelas, laboratorium, perpustakaan, lapangan olahraga, hingga pemenuhan gizi siswa. Fatma kembali mengingatkan para murid untuk terus tekun menuntut ilmu demi meraih kesuksesan.

"Pesannya pokoknya anak-anak harus rajin belajar. Isinya cuma belajar, belajar, belajar. Dan mencari ilmu di sini dengan baik. Supaya menjadi anak yang sukses," kata Fatma Saifullah Yusuf, Penasihat DWP Kemensos.

Ia menambahkan bahwa setiap peserta didik memiliki kesempatan yang sama untuk sukses dan tidak boleh takut memiliki cita-cita tinggi.

"Karena setiap anak itu memiliki kesempatan untuk menjadi hebat. Dan yang terpenting adalah mau belajar, mau berusaha. Tidak mudah menyerah, dan selalu menjaga sikap serta akhlak yang baik," kata Fatma Saifullah Yusuf, Penasihat DWP Kemensos.

Selain memberikan arahan kepada siswa, apresiasi tinggi juga diberikan kepada para guru, wali asuh, dan tenaga kependidikan atas dedikasi mereka dalam membimbing anak didik.

"Anak-anak bukan hanya tentang memberikan pendidikan, tetapi juga tentang membangun lingkungan yang aman dan nyaman. Dan kita harus memberikan dukungan agar anak-anak kita dapat menjadi pribadi yang percaya diri dan memberikan harapan terhadap masa depan," kata Fatma Saifullah Yusuf, Penasihat DWP Kemensos.

Di wilayah Yogyakarta, BBPPKS Yogyakarta mengkolaborasikan siswa dari Sekolah Rakyat Menengah Atas 19 Bantul, Sekolah Rakyat Menengah Atas 20 Sleman, serta Sekolah Rakyat Terintegrasi I Kulon Progo dengan dukungan Kementerian Pekerjaan Umum.

Kepala BBPPKS Yogyakarta Haruman Hendarsah menjelaskan bahwa kolaborasi lintas Sekolah Rakyat ini menjadi wadah penting untuk membangun komitmen bersama serta menanamkan nilai-nilai kebangsaan kepada para siswa.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
farhan-dwi-ramadhan
Author