Deportivo Cuenca Bayang-Bayangi Rekor Buruk Jelang Lawan Santos FC
Klub asal Ekuador Deportivo Cuenca membidik kemenangan bersejarah di tanah Brasil demi mengamankan tiket kelolosan ke babak berikutnya dalam kompetisi Copa Sudamericana. Pasukan arahan pelatih Jorge Célico tersebut mengemban misi berat untuk memutus rentetan statistik negatif yang membayangi sejarah internasional klub setiap kali menapakkan kaki di negara tersebut.
Catatan historis menunjukkan bahwa Deportivo Cuenca selalu pulang dengan tangan hampa dalam empat kunjungan resmi sebelumnya ke Brasil. Rentetan kekalahan tersebut bermula pada tahun 1977 saat melakoni debut di ajang Copa Libertadores, di mana tim berjuluk Los Morlacos ini takluk 1-3 dari Internacional di Porto Alegre dan menyerah 0-4 di tangan Corinthians.
Kegagalan di tanah Samba kembali berlanjut beberapa dekade kemudian ketika Deportivo Cuenca melakoni babak eliminasi Copa Libertadores tahun 2006. Saat bertamu ke markas Goiás di kota Goiânia, klub berwarna kebesaran merah ini dipaksa menyerah dengan skor telak tiga gol tanpa balas.
Satu dekade setelahnya, tepat pada tahun 2018, Deportivo Cuenca kembali menelan pil pahit di Brasil saat menghadapi Fluminense FC dalam babak 16 besar Copa Sudamericana. Pertandingan yang berlangsung di Stadion Maracaná tersebut berakhir dengan kekalahan 0-2 yang sekaligus mengandaskan langkah mereka di turnamen.
Kendati memiliki rekam jejak buruk di masa lalu, skuad Jorge Célico menatap laga krusial kontra Santos dengan modal positif setelah tidak terkalahkan dalam tujuh pertandingan beruntun di kancah domestik LigaPro maupun kompetisi internasional.