Empat Momen Upacara HUT ke-81 RI di Istana Jadi Sorotan Netizen
Upacara Peringatan Detik-Detik Proklamasi Kemerdekaan Ke-81 Republik Indonesia di Istana Merdeka, Jakarta, menyedot perhatian publik di media sosial.
Sebagaimana dilansir dari Detik iNET, tren pencarian terkait upacara tersebut di Google Trends melonjak lebih dari 1.000 persen dengan volume pencarian melampaui 10.000 kali.
Sejumlah momen khas yang terekam selama prosesi pengibaran bendera menjadi bahan perbincangan hangat warganet di berbagai platform digital.
Sosok penyerah dan penerima duplikat Bendera Pusaka Merah Putih memicu rasa penasaran publik. Tren pencarian untuk sosok pembawa baki bahkan meningkat hingga 450 persen.
Tugas krusial tersebut diemban oleh Celina Olivia Apriani Theo. Siswi SMKN 5 Pontianak asal Kalimantan Barat ini bergabung dalam Tim Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) bernama Indonesia Berdaulat.
Aksi Penerjun Kopassus dan Foto Presiden
Momen mengejutkan hadir saat prajurit Komando Pasukan Khusus (Kopassus) TNI melakukan aksi terjun payung. Selain membentangkan Bendera Merah Putih berukuran raksasa, penerjun tersebut turut membentangkan spanduk bergambar Presiden Prabowo Subianto.
Aksi ini memancing beragam tanggapan dari pengguna platform X, yang langsung melayangkan tanggapan mereka melalui perbincangan bertopik Merah Putih.
"Kenapa ga bendera merah putih aja??" cetus netizen.
"Emang kenapa sih kalo mbentangin foto Prabowo?" kata yang lain.
Tempat Duduk Pemimpin Negara
Suasana panggung utama usai tata upacara inti juga tidak luput dari pengamatan warga net. Presiden Prabowo Subianto tampak duduk diapit oleh Presiden ke-7 RI Joko Widodo dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.
Jokowi mengenakan pakaian adat Bali di sisi kanan, sementara Gibran memakai busana adat NTT di sisi kiri. Ketiganya menikmati pertunjukan atraksi pesawat tempur sambil bertepuk tangan.
Empati untuk Bencana Alam di NTT
Di tengah suasana peringatan kemerdekaan, masyarakat di media sosial juga menyuarakan simpati atas musibah gempa bumi yang baru saja menimpa Nusa Tenggara Timur.
"Harus nya bisa lebih sederhana dg upacara proklamasi saja tanpa perayaan mungkin lebih etis untuk kondisi saat ini馃," pendapat netter.
"Nah gitu gak ada jogat joget di istana kita ini lagi suasana duka bagi korban gempa NTT dan doakan buat saudara kita NTT 馃檹," apresiasi yang lain.
Sikap kepedulian terhadap musibah bencana alam ini turut ditunjukkan oleh Presiden Prabowo Subianto saat mengawali jalannya upacara dengan memimpin momen mengheningkan cipta.
"Marilah kita mengheningkan cipta untuk mengenang arwah dan jasa para pahlawan kemerdekaan bangsa yang telah berkorban jiwa dan raga untuk kemerdekaan dan kehormatan bangsa Indonesia," tutur Prabowo.
"Serta mendoakan saudara-saudara kita yang terdampak bencana alam di Sumatera, Nusa Tenggara Timur, dan wilayah-wilayah Indonesia lainnya," imbuhnya.