Delapan Negara Muslim Kecam Penolakan Israel Terhadap Peta Jalan Gaza

Share

Menteri luar negeri Indonesia dan tujuh negara Muslim lainnya mengecam penolakan Israel terhadap peta jalan perdamaian Gaza yang baru dirilis untuk menerapkan rencana usulan Presiden AS Donald Trump pada Senin (17/8/2026), sebagaimana dilansir dari Detikcom. Para diplomat utama dari Arab Saudi, Mesir, Yordania, Pakistan, Indonesia, Turki, Qatar, dan Uni Emirat Arab menyampaikan penegasan bersama terkait pembangkangan tersebut. Langkah Israel dinilai merusak upaya perdamaian yang sedang dibangun. "mengutuk penolakan Israel yang dinyatakan terhadap Peta Jalan dan terhadap negara Palestina, menuduhnya merusak implementasi rencana tersebut dan upaya yang dilakukan untuk mencapai perdamaian yang adil dan abadi." kata para menteri luar negeri dalam pernyataan bersama tersebut.

Pengumuman terobosan rencana perdamaian tersebut sebelumnya disampaikan oleh Trump pada bulan lalu. Rencana tersebut menginstruksikan penghentian segera operasi militer, pelucutan senjata Hamas seiring penarikan pasukan Israel, serta pembangunan kembali Gaza di bawah pemerintahan sipil Palestina yang baru.

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menegaskan penolakannya terhadap rencana Amerika Serikat tersebut. Sikap ini tetap diambil meskipun Perwakilan Tinggi Dewan Perdamaian untuk Gaza Nickolay Mladenov telah memberikan jaminan bahwa penarikan pasukan Israel tidak perlu dilakukan sebelum Hamas sepenuhnya melucuti senjata. Di sisi lain, kelompok Hamas menyatakan telah menerima proposal demi mencegah berlanjutnya pertikaian militer. Meski demikian, pihak Hamas menekankan bahwa realisasi kesepakatan sangat bergantung pada pemenuhan komitmen awal oleh pihak Israel, termasuk penarikan seluruh unit militer dan penghentian total serangan di wilayah Gaza.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
annisa-nur-fadhilah
Author