Cinema XXI Tuntaskan Penggunaan Dana IPO Rp2,17 Triliun
PT Nusantara Sejahtera Raya Tbk (CNMA), pengelola jaringan bioskop Cinema XXI, menuntaskan realisasi seluruh dana bersih hasil penawaran umum perdana saham (IPO) sebesar Rp2,17 triliun. Informasi penyerapan dana aksi korporasi tersebut disampaikan oleh manajemen perseroan pada Minggu (16/8/2026).
Sebelumnya, perseroan menggelar IPO pada 2 Agustus 2023 dengan menetapkan harga penawaran Rp270 per saham dan berhasil menghimpun dana kotor hingga Rp2,25 triliun. Setelah dikurangi biaya emisi, perolehan dana bersih perseroan tercatat mencapai Rp2,17 triliun.
Dalam rencana penawaran awal, perusahaan mengalokasikan sekitar Rp1,41 triliun untuk ekspansi, Rp434,53 miliar untuk pelunasan pokok utang, serta Rp325,90 miliar untuk kebutuhan modal kerja.
Pada realisasinya, porsi terbesar yakni sekitar Rp1,35 triliun atau 65 persen digunakan perseroan untuk membangun teater baru dan menambah layar bioskop di berbagai lokasi.
Selain ekspansi jaringan bioskop, CNMA menyalurkan dana sekitar Rp500 miliar atau 20 persen untuk membayar sebagian pokok utang kepada PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI).
Sementara itu, sisa dana bersih sebesar Rp320 miliar atau 15 persen dimanfaatkan guna memenuhi kebutuhan modal kerja operasional perusahaan.
Realisasi alokasi tersebut memastikan seluruh dana hasil penawaran saham perdana perseroan telah terserap sepenuhnya sesuai dengan target pendanaan yang ditetapkan.