Kenali Kelompok yang Perlu Suplemen Vitamin B Kompleks dan Manfaatnya

Share

Vitamin B tersedia dalam berbagai jenis makanan, sehingga risiko kekurangan biasanya rendah bagi orang yang menjalani pola makan seimbang. Namun, ada kondisi tertentu yang menyebabkan kebutuhan akan vitamin B meningkat sehingga suplemen vitamin B kompleks menjadi penting.

Beberapa kelompok yang sebaiknya mengonsumsi suplemen vitamin B kompleks antara lain wanita hamil dan menyusui, lansia, orang dengan kondisi medis tertentu, vegetarian atau vegan, serta mereka yang mengonsumsi obat-obatan tertentu.

Wanita hamil dan menyusui memerlukan vitamin B, terutama B12 dan folat, untuk mendukung perkembangan janin dan kesehatan bayi. Kekurangan vitamin ini dapat menyebabkan kerusakan neurologis dan cacat lahir.

Lansia juga berisiko kekurangan vitamin B12 karena penurunan kemampuan tubuh menyerap vitamin tersebut akibat asam lambung yang berkurang seiring usia.

Orang dengan penyakit seperti celiac, penyakit Crohn, hipotiroidisme, anoreksia, serta mereka yang menjalani operasi penurunan berat badan tertentu, rentan kekurangan vitamin B karena gangguan penyerapan nutrisi.

Vegetarian dan vegan sering kekurangan vitamin B12 yang banyak terdapat pada produk hewani. Suplemen vitamin B kompleks membantu memenuhi kebutuhan nutrisi penting bagi mereka yang tidak mengonsumsi produk hewani.

Penggunaan obat-obatan tertentu seperti penghambat pompa proton dan metformin juga dapat menurunkan kadar vitamin B12 dan folat dalam tubuh sehingga memerlukan suplemen tambahan.

Peran dan Manfaat Vitamin B Kompleks

Vitamin B terdiri dari delapan jenis yang berperan penting dalam metabolisme dan kesehatan sistem saraf, kulit, dan darah. Contohnya:

  • Vitamin B1 membantu mengubah makanan menjadi energi dan menjaga sistem saraf.
  • Vitamin B2 menjaga kesehatan kulit dan mata serta membantu energi tubuh.
  • Vitamin B3 mendukung fungsi saraf dan kulit.
  • Vitamin B5 berperan dalam pelepasan energi dari makanan.
  • Vitamin B6 membantu penggunaan energi dari protein dan karbohidrat serta produksi hemoglobin.
  • Vitamin B7 penting untuk produksi asam lemak dan fungsi sistem saraf.
  • Vitamin B9 (folat) penting dalam pembentukan DNA dan sel darah merah, serta mengurangi risiko cacat tabung saraf pada bayi.
  • Vitamin B12 menjaga kesehatan saraf, pembentukan sel darah merah, dan membantu metabolisme folat.

Kekurangan vitamin B dapat menyebabkan berbagai gejala seperti kelelahan, anemia, gangguan saraf, hingga gangguan kognitif dan cacat lahir.

Pemenuhan kebutuhan vitamin B melalui makanan dan suplemen sangat penting terutama bagi kelompok rentan agar fungsi tubuh dan kesehatan tetap optimal.

Informasi ini dikutip dari Detik Health yang menjelaskan pentingnya memahami kebutuhan vitamin B pada berbagai kondisi dan kelompok usia.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
sheila-amara-zahra
Author