Mensesneg Sebut Penanganan Gempa NTT Dipimpin Langsung Para Menteri

Share

Sebanyak 1.598 gempa susulan mengguncang wilayah Nusa Tenggara Timur hingga Senin, 17 Agustus 2026 pagi. Pemerintah pusat menerjunkan sejumlah menteri dan wakil menteri ke lokasi bencana untuk memimpin upacara HUT ke-81 RI sekaligus mengawal penanganan darurat.

Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan bahwa beberapa pejabat Kabinet Merah Putih memang ditugaskan memimpin peringatan kemerdekaan di luar Jakarta, seperti Menteri Kelautan dan Perikanan di Sulawesi Tenggara.

"Ya, jadi ada beberapa menteri dan wakil menteri anggota Kabinet Merah Putih yang memang ada beberapa melaksanakan upacara, tidak di Jakarta. Contoh Menteri Kelautan, beliau memimpin upacara peringatan HUT ke-81 kemerdekaan kita di Provinsi Sulawesi Tenggara," kata Prasetyo di Istana Merdeka, Jakarta, Senin, 17 Agustus 2026.

Keberadaan sejumlah pimpinan kementerian di NTT sendiri difokuskan untuk merespons dampak kerusakan akibat guncangan gempa bumi besar yang melanda kawasan tersebut.

"Contohnya adalah Menko PMK, kemudian Bapak Mendagri, kemudian Menteri PU, kemudian Wakil Menteri Kesehatan, dan juga Wakil Menteri Sosial sekarang sedang berada di Nusa Tenggara Timur dalam rangka memonitor dan memastikan menanggulangi bencana yang kemarin terjadi di Nusa Tenggara Timur," ucap Prasetyo.

Penanganan pascabencana menjadi prioritas utama pemerintah di tengah suasana peringatan hari kemerdekaan nasional.

"Jadi, di tengah-tengah kita merayakan kemerdekaan, tentu saja di satu sisi kita tetap harus memastikan bahwa saudara-saudara kita yang kemarin pernah bencana itu semua tertangani dengan sebaik-baiknya," sambungnya.

Berdasarkan data Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika, aktivitas seismik di wilayah Nusa Tenggara Timur masih terus dipantau secara intensif oleh petugas.

"Gempa susulan terus kita pantau, sebentar saya buka dulu ya informasi terakhir. Ya, sampai dengan jam 7.00 pagi hari ini telah tercatat 1598 gempa susulan, magnitudo terbesar adalah 6,2 magnitudo, yang terkecil 1,3 dan kemudian yang dirasakan kira-kira 54 gempa," kata Kepala BMKG Faisal Fathani.

Follow publika.id on Google News Follow
Topik Terkait: BMKG Gempa NTT mensesneg
Editors Team
bram-adhitya-santoso
Author