Bobby Nasution Minta PLN Evaluasi Pemadaman Listrik Massal di Sumatera

Share

Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution meminta peristiwa padamnya listrik di sebagian besar wilayah Pulau Sumatera pada Jumat (22/5) menjadi pembelajaran penting bagi PLN. Dampak pemadaman berdurasi panjang tersebut dinilai memicu berbagai persoalan di tengah masyarakat, seperti dilansir dari Detikcom.

Antisipasi sempat diinstruksikan kepada seluruh jajaran pemerintahan untuk mengaktifkan perangkat jenset. Kendati demikian, tidak semua sektor dapat terakomodasi lantaran pemutusan arus listrik terjadi secara mendadak.

"Iya melihat kemarin dari apa yang terjadi dan apa penyebabnya. Sudah kita minta antisipasi seluruh pemerintahan untuk menggunakan genset. Namun karena tiba-tiba, jadi tidak semua bisa ter-cover," ujar Bobby dalam keterangannya, Rabu (27/5/2026).

Evaluasi serius kini dituntut oleh pemerintah daerah mengingat gangguan massal ini terjadi hampir saban tahun. Desakan penguatan sistem kelistrikan dirasa kian krusial di tengah masifnya program konversi energi ke instalasi listrik yang dicanangkan pemerintah pusat.

"Hari ini kan pemerintah minta semua serba listrik, mulai dari kompor, mobil bahkan transportasi umum seperti bus sudah listrik. Makanya kami minta supportnya (jaminan ketersediaan listrik). Jangan lagi ada istilah blackout setiap tahun, karena waktunya sangat lama dan meluas," katanya.

Sistem cadangan daya untuk fasilitas vital seperti rumah sakit juga menjadi fokus perhatian pemerintah provinsi. Padahal, pasokan daya di wilayah Sumatera Bagian Utara sebelumnya telah dinyatakan surplus oleh Menteri ESDM Bahlil Lahadalia.

Langkah penguatan pasokan melalui pembangunan pembangkit baru turut diusulkan khusus untuk wilayah Kepulauan Nias. Di sisi lain, manajemen PLN UID Sumut menyatakan putusnya jaringan kabel ekstra tinggi di Jambi menjadi pemicu utama gangguan sistem kelistrikan global ini.

General Manager PLN UID Sumut Mundakhir Salman menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan operasional yang melanda wilayah Sumbagut. Pihak PLN kini berkomitmen meningkatkan keandalan pasokan, terutama menjelang agenda Piala AFF U-19 di Sumatera Utara.

"Khusus di daerah bencana, tinggal di Kabupaten Tapanuli Tengah saja yang perlu perbaikan. Untuk perhelatan Piala AFF kita akan persiapkan lebih baik," pungkas Mundakhir.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
hendra-kurniawan-saputra
Author