Neymar dan Thiago Mendes Abaikan Salaman di Laga Vasco vs Santos
Perseteruan antara kapten Santos, Neymar, dan kapten Vasco da Gama, Thiago Mendes, kembali memanas saat keduanya enggan saling berjabatan tangan jelang laga pekan ke-23 Serie A Brasil di Stadion San Januario, Rio de Janeiro, Minggu (16/8/2026).
Kedua pemain berdiri berdampingan dalam protokol lempar koin bersama tim wasit, namun memilih saling menjaga jarak dan menghindari interaksi langsung. Thiago Mendes segera meninggalkan lokasi usai penentuan lempar koin tanpa bertukar kata dengan Neymar, sebelum akhirnya hanya melakukan pertukaran flamboyan klub.
Ketegangan kedua pemain merupakan kelanjutan perselisihan lama sejak 13 Desember 2020 ketika Thiago Mendes melakukan pelanggaran keras yang mencederai Neymar pada laga Liga Prancis antara Lyon dan Paris Saint-Germain.
Pelanggaran tersebut membuat Neymar mengalami cedera pergelangan kaki hingga harus diusung keluar lapangan sambil menangis, sementara Thiago Mendes dijatuhi kartu merah usai peninjauan VAR serta hukuman larangan bertanding tiga laga.
Hubungan keduanya makin memburuk pada pertemuan Santos dan Vasco di putaran pertama Liga Brasil musim ini di Vila Belmiro, saat Neymar melakukan selebrasi gesture menuntut penonton diam yang memicu adu mulut di lapangan.
Usai pertandingan di Vila Belmiro tersebut, Neymar meluapkan kekesalannya terhadap tindakan sang gelandang lawan di depan media.
"Sering kali dia. Sering kali dia ingin mencari masalah, selalu ingin berlagak sok jagoan, selalu seperti itu. Dengan segala hormat, dia seorang pengganggu," kata Neymar, penyerang Santos.
Neymar menambahkan bahwa Thiago Mendes sempat mengancam akan mencederainya kembali di lapangan pertandingan.
Di sisi lain, Thiago Mendes memberikan penjelasan yang lebih tenang mengenai ketegangan yang terjadi di antara mereka saat selebrasi tersebut.
Gelandang Vasco itu menyatakan dirinya hanya meminta rasa hormat dari Neymar saat melakukan selebrasi dan menganggap perselisihan itu wajar dalam dinamika pertandingan.
Dua tim yang sama-sama mengoleksi 22 poin tersebut diturunkan dengan kekuatan terbaik demi keluar dari zona regradasi. Vasco menurunkan pemain barunya Facundo Colidio sebagai starter, sementara Santos mengandalkan duet Neymar dan Gabigol di lini depan.