Feyenoord Ungguli Go Ahead Eagles 3-1 dalam Lanjutan Eredivisie

Share

Feyenoord sementara memimpin 3-1 atas Go Ahead Eagles pada pertandingan lanjutan Eredivisie di Stadion De Kuip, Rotterdam, Minggu (16/8/2026). Keunggulan ini diwarnai dengan kembalinya bek tengah Tsuyoshi Watanabe ke susunan pemain inti tuan rumah setelah absen akibat cedera.

Feyenoord langsung tampil menekan sejak menit awal dan berhasil membuka keunggulan lewat sepakan Gjivai Zechiël pada menit ke-32. Enam menit berselang, Ayase Ueda menggandakan skor menjadi 2-0 melalui sundulan tajam yang memanfaatkan umpan silang Anis Hadj Moussa.

Go Ahead Eagles sempat memperkecil ketertinggalan melalui penyelesaian akhir Søren Tengstedt pada menit ke-64. Meski demikian, papan skor sementara terbaru mencatatkan keunggulan 3-1 bagi Feyenoord yang terus menggempur pertahanan tim tamu.

Pelatih Feyenoord, Giovanni van Bronckhorst, melakukan penyesuaian di lini belakang dengan mengembalikan Watanabe dan menarik Thijs Kraaijeveld ke bangku cadangan. Keputusan ini diambil setelah Watanabe pulih dari masalah fisik.

"Watanabe memiliki masalah pada tulang rusuknya saat melawan Atalanta. Pertandingan tandang melawan Sparta terlalu mepet untuknya bermain. Dia sekarang telah berlatih penuh selama seminggu dan bugar untuk menjadi starter hari ini.

Saya tidak ragu apakah saya harus menempatkan Kraaijeveld di samping St. Juste. Saya puas dengan bagaimana susunan lini belakang saat ini," jelas Van Bronckhorst.

Pelatih berusia 51 tahun tersebut menilai formasi baru ini merupakan langkah logis mengingat kondisi skuad yang semakin lengkap.

"Kraaijeveld bisa bermain lebih banyak karena Watanabe bergabung lebih lambat. Watanabe dan St. Juste di tengah, itulah yang saya pilih untuk hari ini," kata Van Bronckhorst.

Rotasi juga terlihat di sisi kiri pertahanan dengan ditempatkannya Mika Mármol untuk mengawal area tersebut bersama kiper Tjark Ernst serta bek Givairo Read.

"Dia tidak melakukannya dengan enggan. Mármol telah bermain sebagai bek kiri selama bertahun-tahun dan bisa bermain di berbagai posisi. Kami pada akhirnya membelinya untuk posisi bek tengah," ungkap Van Bronckhorst.

Beralih ke sektor tengah, ban kapten kembali dipercayakan kepada Luciano Valente yang beroperasi bersama Charles Vanhoutte dan pencetak gol Zechiël.

"Gelandang favorit? Bukan tanpa alasan kami kembali menjadi starter dengan ketiganya. Mereka adalah pemain yang memiliki kualitas masing-masing. Anak-anak ini bisa kembali menimbulkan banyak masalah bagi Go Ahead, itulah sebabnya kami ingin melihat mereka menjadi starter," ujar Van Bronckhorst.

Gaya permainan Vanhoutte di lini tengah bahkan mengundang perbandingan dengan karakteristik gelandang senior asal Inggris, Jordan Henderson.

"Jika Anda melihat dari segi tipe dan gaya bermain, Henderson lebih mirip dengan Charles daripada Zechiël. Kualitas di antara mereka sangat cocok satu sama lain," papar Van Bronckhorst.

Meski lini tengah sudah tampil solid, tim pelatih tetap menuntut produktivitas gol yang lebih tinggi untuk membantu lini serang yang diisi oleh Gaoussou Diarra dan Ueda.

"Bagi Luciano, itu adalah hal yang harus dia perbaiki tahun ini: mencetak gol. Dia mendengarkan dengan baik minggu lalu, namun dia adalah pemain yang seharusnya lebih sering masuk ke kotak penalti. Kami juga menuntut hal itu darinya.

Dia memiliki ancaman dan harus serta boleh masuk ke kotak penalti. Hal yang sama berlaku untuk Zechiël. Vanhoutte adalah sosok di belakang yang harus menjaga keseimbangan," sebut Van Bronckhorst.

Pertandingan Feyenoord ini merupakan bagian dari rangkaian pekan kedua Eredivisie yang juga menyajikan sejumlah laga penting lainnya.

Hasil dan Jadwal Eredivisie (16 Agustus 2026)
Pertandingan Status/Skor
ADO Den Haag vs FC Groningen 1-4
Feyenoord vs Go Ahead Eagles 3-1 (Berjalan)
FC Twente vs PEC Zwolle 2-1 (Berjalan)
Ajax vs sc Heerenveen 16.45 Waktu Setempat
Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
melinda-putri-handayani
Author