Gedung Joang 45 Sajikan Koleksi Asli dan Kisah Pelajar Pejuang Kemerdekaan
Museum Gedung Joang 45 di Menteng, Jakarta Pusat, menghadirkan koleksi asli dan kisah perjuangan pelajar yang berperang demi kemerdekaan Indonesia, dilansir dari Detik Travel pada Jumat, 14 Agustus 2026. Di dalam museum terdapat meja milik Mohammad Hatta dan kursi koleksi Tentara Republik Indonesia Pelajar (TRIP) yang asli. Selain itu, ada mobil kepresidenan Presiden Soekarno dan mobil milik Mohammad Hatta serta mobil terkait Peristiwa Cikini. Mobil-mobil tersebut kadang dikeluarkan untuk kegiatan seperti napak tilas peringatan HUT RI ke-81 mendatang.
Muslim, edukator Gedung Joang 45, menjelaskan bahwa TRIP adalah kelompok pejuang yang terdiri dari pelajar bahkan yang berusia mulai 13 tahun.
"Meja Pak Hatta itu asli, terus kursinya itu asli, koleksi dari tentara pelajar TRIP itu asli semuanya," ujar Muslim. Muslim menambahkan bahwa banyak pelajar masa kini belum tahu bahwa pelajar pernah ikut berjuang dalam masa peperangan.
Selain TRIP, museum juga mengangkat kisah Tentara Genie Pelajar (TGP) yang membuat persenjataan sederhana untuk mendukung kemerdekaan Indonesia. "Sejarahnya juga kan orang taunya selama ini cuma yang global-globalnya aja yang memang sudah populer. Nah di sini kita banyak juga cerita-cerita sejarah yang memang belum terlalu populer," kata Muslim.
Untuk meningkatkan pengalaman pengunjung, Gedung Joang 45 menambahkan ruang imersif dan video mapping sejak dua tahun terakhir, yang menarik perhatian terutama pada akhir pekan. "Lumayan sih pas ada imersif ini banyak juga orang yang datang ke sini pasti 'Bapak imersif enggak' mau liat imersif gitu bawa anaknya kadang-kadang kalau weekend mau nonton imersif," ujar Muslim. Selain wisatawan umum, museum juga menerima rombongan pelajar yang belajar sejarah pada hari biasa, sedangkan pada akhir pekan lebih banyak keluarga yang datang.
Gedung Joang 45 menjadi alternatif wisata sejarah yang tidak hanya fokus pada bangunan tua, tetapi juga menghadirkan kisah pelajar pejuang dan berbagai koleksi bersejarah yang autentik.