Ripple Tambah Keamanan XRP Ledger Usai Temukan Bug Kritis

Share

Perusahaan kripto Ripple menemukan 96 celah keamanan pada kode XRP Ledger melalui program kompetisi audit bersama firma keamanan Web3 Sherlock sebelum pembaruan perangkat lunak rippled 3.3.0 dirilis ke pengguna.

Audit berhadiah total 550.000 RLUSD tersebut berhasil mengidentifikasi dua celah tingkat kritis yang berpotensi menguras dana akun pengguna tanpa memerlukan kunci pribadi. Celah pertama terkait validasi tanda tangan pada fitur amandemen Batch, sementara celah kedua berada pada fitur Permission Delegation.

Kedua celah keamanan tersebut berhasil dideteksi dan diperbaiki saat masih dalam fase pemungutan suara validator. Sesuai mekanisme XRP Ledger, sebuah amandemen membutuhkan dukungan minimal 80 persen dari validator selama dua minggu berturut-turut untuk dapat diaktifkan secara resmi.

Ripple membagikan hadiah senilai 309.000 RLUSD kepada para peneliti keamanan yang berpartisipasi dalam kompetisi selama dua minggu yang dimulai pada 13 April 2026 tersebut. Secara keseluruhan, temuan audit mencakup 2 celah kritis, 6 celah tingkat tinggi, 29 celah tingkat menengah, dan 59 celah tingkat rendah.

Selain peningkatan keamanan, Ripple mengumumkan gelaran konferensi Swell 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada 27 hingga 29 Oktober di New York. Acara yang menggabungkan konferensi institusional Swell dan pertemuan pengembang XRPL Apex tersebut menghadirkan lebih dari 75 pembicara serta ditargetkan dihadiri lebih dari 1.500 peserta.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
farhan-dwi-ramadhan
Author