Anwar Ibrahim Bahas Perdamaian Global dengan Presiden Iran via Telepon
Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim mengadakan pembicaraan via telepon dengan Presiden Iran Masoud Pezeshkian pada Selasa (26/5/2026) untuk membahas isu perdamaian dunia, situasi regional, serta penguatan hubungan kerja sama bilateral antar kedua negara.
Komunikasi bilateral tersebut dilakukan dari Kuala Lumpur, sebagaimana dilansir dari Detikcom yang mengutip laporan Antara. Melalui momentum itu, Anwar menyampaikan ucapan Idul Adha kepada pemimpin serta seluruh rakyat Republik Islam Iran.
"Alhamdulillah, saya berkesempatan melakukan pembicaraan melalui telepon dengan Presiden Republik Islam Iran, Masoud Pezeshkian, untuk menyampaikan ucapan Eid Mubarak serta salam persaudaraan dan doa dari seluruh rakyat Malaysia kepada rakyat Iran," ujar Anwar, Perdana Menteri Malaysia.
Situasi kondusif di Iran diharapkan dapat segera terwujud melalui penyelesaian ketegangan secara diplomatis. Selain itu, sikap tegas terhadap segala bentuk agresi militer yang memakan korban warga sipil juga disuarakan oleh pemerintah Malaysia.
"Saya juga menyampaikan penghargaan atas dukungan dan kerja sama pemerintah Iran dalam membantu proses pelepasan kapal Malaysia beberapa waktu lalu," ujar Anwar, Perdana Menteri Malaysia.
Hubungan internasional kedua negara tersebut diharapkan dapat terus diperkokoh berlandaskan komitmen persahabatan. Di sisi lain, Presiden Iran Masoud Pezeshkian menyampaikan undangan resmi agar Perdana Menteri Malaysia berkenan mengunjungi Teheran dalam rangka mempererat kerja sama strategis.
"Insyaallah, saya akan mengatur jadwal untuk berkunjung ke Iran pada waktu yang sesuai. Iran selalu dekat di hati saya," kata Anwar, Perdana Menteri Malaysia.