7 Minuman yang Perlu Dibatasi dan Dihindari Demi Kesehatan
Menjaga kesehatan tubuh tidak hanya dilakukan dengan memilih makanan bergizi, tetapi juga dengan memperhatikan jenis minuman yang dikonsumsi sehari-hari. Tanpa disadari, beberapa minuman populer mengandung gula tambahan, kafein, atau kalori tinggi yang berisiko buruk bagi kesehatan jika dikonsumsi berlebihan. Berikut adalah 7 jenis minuman yang sebaiknya dibatasi atau dihindari demi menjaga kesehatan tubuh.
- Es Teh Manis — Satu porsi es teh manis standar berukuran 12 ons mengandung 27 hingga 35 gram gula tambahan serta kalori tinggi yang setara dengan minuman soda. Sebagai alternatif, pilih teh hijau, teh hitam tanpa pemanis, atau teh dengan perasan lemon segar.
- Kopi Manis — Minuman kopi manis mengandung sekitar 12-60 gram gula dari sirup rasa, krimer manis, atau gula pasir yang dapat mengurangi manfaat asli kopi. Anda bisa mengganti krimer dengan susu nabati murni 2 persen, memilih tanpa pemanis, atau menggunakan pemanis alami seperti stevia.
- Jus Buah — Jus buah kemasan sering kali mengandung air dan sirup jagung fruktosa tinggi, bahkan jus buah 100 persen dalam porsi 8 ons dapat mengandung 37 gram gula yang berisiko meningkatkan berat badan. Konsumsi jus juga menghilangkan kandungan serat penting yang ada pada buah utuh.
- Soda Berperisa — Satu kaleng soda mengandung gula tambahan melebihi batas rekomendasi harian, bahkan porsi super besar bisa mengandung 100-160 gram gula. Pemanis sirup jagung fruktosa tinggi dalam soda juga dikaitkan dengan risiko efek kesehatan negatif seperti penyakit hati berlemak.
- Energy Drink — Minuman energi umumnya mengandung 30-40 gram gula serta hingga 300 mg kafein, yaitu lebih dari tiga kali lipat kafein dalam secangkir kopi. Tingginya kalori dan kafein pada minuman energi dapat memicu irama jantung tidak normal, kecemasan, gangguan tidur, dan masalah pencernaan.
- Smoothie Siap Saji — Satu botol smoothie kemasan siap saji dapat mengandung hingga 300 kalori dan 40 gram gula dengan kandungan serat atau protein yang sangat sedikit. Meskipun mengandung gula alami, tubuh tetap memetabolismenya dengan cara yang sama seperti gula tambahan.
- Minuman Protein Siap Saji — Minuman protein kemasan memiliki kandungan gula berkisar antara 0-30 gram per sajian dan varian tanpa gula pun tetap berpotensi mengandung pemanis buatan. Disarankan untuk membuat minuman protein sendiri menggunakan bubuk protein, buah, atau sayuran agar bahan-bahannya lebih terkontrol.
Untuk menguraikan asupan minuman manis, spesialis gizi klinik dr. Yohannessa Wulandari, MGizi, SpGK menyarankan langkah pengurangan secara bertahap daripada menghentikannya secara mendadak. Mulailah dengan mengenali pola konsumsi harian, mengurangi frekuensinya secara perlahan, serta memanfaatkan pemanis nonkalori hingga mencapai target tanpa gula tambahan.