Presiden Prabowo Undang Putra Sayuti Melik Hadiri Upacara HUT RI ke-81
Heru Baskoro (84), putra pengetik naskah Proklamasi Kemerdekaan RI Sayuti Melik, diundang oleh Presiden Prabowo Subianto untuk menghadiri upacara peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Republik Indonesia di Istana Negara, Jakarta, pada Senin (17/8/2026).
Undangan tersebut disampaikan langsung oleh Wakil Wali Kota Bekasi Abdul Harris Bobihoe bersama jajaran Kementerian Sekretariat Negara (Kemensetneg) kepada Heru dan istrinya, Treyzia Noviani (65), di kediaman mereka di Bekasi pada Kamis (13/8/2026).
Sebelumnya, Heru diketahui tinggal dalam kondisi memprihatinkan di rumah kontrakan kawasan Cipendawa Baru, Bekasi, dan mengalami penurunan kesehatan hingga mendapat perawatan intensif di Sentra Terpadu Pangudi Luhur (STPL) Bekasi sejak pertengahan Juli 2026.
Kepala Dinas Sosial Kota Bekasi Robert Siagian mengatakan, keberangkatan Heru ke Istana Negara akan difasilitasi oleh Kemensos bersama Pemerintah Kota Bekasi dan didampingi langsung oleh pihak Dinas Sosial serta Wakil Wali Kota Bekasi Tri Adhianto.
"Difasilitasi oleh Kemensos melalui STPL, nanti didampingi tentunya oleh Dinsos Kota Bekasi, dan didampingi juga oleh Pak Wakil Wali Kota (Tri Adhianto) nanti hari Senin pada saat 17 Agustus," ujar Robert Siagian, Sabtu (15/8/2026).
Wakil Wali Kota Bekasi Abdul Harris Bobihoe menyampaikan bahwa undangan ini merupakan penghormatan khusus dari Presiden Prabowo kepada keluarga pahlawan nasional Sayuti Melik.
"Kami mengantarkan undangan HUT RI 81 dari Pak Presiden Prabowo, ini merupakan penghormatan dari beliau kepada keluarga pahlawan nasional Pak Sayuti Melik yang merupakan pengetik naskah Proklamasi," kata Harris Bobihoe, dilansir dari situs Pemkot Bekasi.
Istri Heru, Treyzia Noviani, mengungkapkan rasa terima kasih atas perhatian pemerintah dan kebahagiaannya menerima undangan dari Presiden.
"Ada yang mengetuk rumah, dan ternyata undangan dari Pak Presiden diantar langsung oleh Pak Wakil Wali Kota serta jajaran Setneg. Kami ucapkan terima kasih dan bahagia rasanya," ujar Treyzia.
Anak angkat Heru, Siva, menyatakan bahwa keluarga akan mendampingi Heru saat menghadiri upacara di Istana Negara. Siva juga menjelaskan bahwa meskipun sebelumnya Heru sempat menetap di Kanada, keluarga rutin menerima undangan peringatan Kemerdekaan RI setiap tahun.
"Setiap tahun diundang, tapi beliau di Kanada, tentunya beliau sangat happy dan tersanjung karena negara masih hadir untuk keluarga Pak Sayuti Melik," kata Siva kepada Kompas.com.
Sayuti Melik, yang lahir pada 25 November 1908 di Sleman, Yogyakarta, dikenal sebagai pengetik naskah Proklamasi yang melakukan beberapa perubahan penting dalam teks yang kemudian dibacakan pada 17 Agustus 1945.
Meski bukan penyusun utama, peran Sayuti Melik sangat penting dalam sejarah kemerdekaan Indonesia, dan kini penghargaan terhadap perjuangannya berlanjut melalui perhatian negara kepada keluarganya.