Mendikdasmen Bahas Rencana Pengajaran Bahasa Asing Kelas 1 SD
Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah segera melakukan pembahasan internal untuk menindaklanjuti gagasan Presiden Prabowo Subianto terkait pengajaran bahasa asing sejak kelas 1 sekolah dasar. Hal tersebut disampaikan oleh Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu'ti, sebagaimana dilansir dari Detikcom, Minggu (16/8/2026).
"Baru akan dibahas internal Kementerian," kata Mu'ti, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen).
Langkah ini menanggapi arahan Presiden Prabowo Subianto yang menilai penguasaan bahasa asing sangat vital bagi masa depan generasi muda, khususnya dalam memperluas peluang kerja di tingkat global.
"Pelajaran apa pun kita akan kumpulkan guru-guru terbaik, termasuk bahasa asing. Bahasa asing mutlak harus kita kuasai," kata Prabowo, Presiden Republik Indonesia.
Pemerintah merencanakan kurikulum bahasa asing ini menyasar siswa mulai jenjang paling awal pendidikan dasar dengan memprioritaskan bahasa-bahasa yang dinilai penting dan digunakan secara global.
"Kita akan mulai bahasa asing untuk anak-anak kita mulai dari SD. SD kelas 1 mereka harus mulai bahasa asing; bahasa yang paling penting: bahasa Inggris, bahasa Mandarin, bahasa Arab, bahasa Jepang, Korea, bahasa Spanyol, dan bahasa Prancis," ucap Prabowo, Presiden Republik Indonesia.