Cara Efektif Mengurangi Kelembapan di Kulkas dengan Spons Bersih
Kulkas yang lembap berpotensi menimbulkan jamur dan bau tidak sedap, terutama di area pintu karet, sudut, serta saluran pembuangan. Kondisi ini juga mempercepat kerusakan makanan, seperti buah dan sayur yang lebih mudah membusuk. Kelembapan di dalam kulkas terjadi karena udara hangat dan lembap masuk setiap kali pintu dibuka.
Uap air juga dilepaskan dari makanan yang disimpan, kemudian mengembun menjadi butiran air pada permukaan dingin di dalam kulkas, membuat laci dan rak menjadi basah. Salah satu cara sederhana untuk mengurangi kelembapan adalah dengan menggunakan spons bersih. Struktur pori-pori spons memungkinkan alat ini menyerap air di sekitarnya, khususnya jika diletakkan di dalam laci buah dan sayur yang memiliki kadar air tinggi.
Dengan menyerap kelebihan air, spons membantu menekan pertumbuhan jamur dan bakteri yang mempercepat pembusukan bahan makanan. Namun, spons bukanlah solusi menyeluruh dan hanya mengurangi kelembapan sebagian.
Cara penggunaan spons yang tepat adalah dengan memakai spons baru dan meletakkannya di kompartemen sayur, jauh dari makanan yang tidak tertutup. Spons harus dicek secara berkala, dibersihkan dengan sabun dan disinfeksi jika sudah basah, serta dikeringkan sebelum digunakan kembali. Jika spons mulai berbau tidak sedap, sebaiknya segera diganti. Pastikan juga spons selalu bersih dari debu dan kotoran sebelum dimasukkan ke kulkas.
Meskipun spons dapat membantu, membersihkan kulkas secara rutin tetap sangat penting. Hindari menumpuk makanan terlalu banyak agar sirkulasi udara tetap lancar. Simpan sayur dan buah dalam kantong khusus berpori untuk mengurangi pembusukan.
Menurut sumber dari Detik Food, trik spons ini efektif dalam menyerap kelebihan air di area tertentu sehingga membuat sebagian kecil kulkas menjadi lebih kering. Namun, efektivitasnya tergantung pada kondisi kelembapan dan posisi spons di dalam kulkas.