Hutama Karya Raih Penghargaan MURI untuk Galeri Budaya di Rest Area KM 99

Share

PT Hutama Karya (Persero) melalui anak usahanya, PT Hutama Marga Waskita (Hamawas), meraih penghargaan Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) sebagai Tempat Istirahat dan Pelayanan (TIP) Jalan Tol pertama yang memiliki Galeri Budaya di Rest Area KM 99 Tol Kuala Tanjung-Tebing Tinggi-Parapat (Kutepat), Sumatera Utara, Kamis (13/8/2026), dilansir dari Detikcom.

Penghargaan ini menunjukkan komitmen Hutama Karya dan Hamawas dalam meningkatkan pelayanan dan mendukung pelestarian budaya lokal di Sumatera Utara.

Plt. Executive Vice President Sekretaris Perusahaan PT Hutama Karya, Hamdani, menyampaikan rasa terima kasih kepada MURI atas penghargaan tersebut.

"Kami sangat berterima kasih kepada Muri yang telah memberikan penghargaan ini sehingga Hutama Karya mendapatkan pengakuan atas hasil kinerja selama ini. Kami yakin pencapaian ini terjadi karena adanya sinergi dan kerjasama antar semua pihak," ujar Hamdani.

Direktur Utama Hamawas, Dindin Solakhuddin, menegaskan bahwa Galeri Budaya di Rest Area KM 99 didirikan untuk mengenalkan dan mengapresiasi kekayaan budaya Sumatera Utara kepada pengguna jalan tol.

"Sumatera Utara memiliki kekayaan budaya yang luar biasa. Dari situlah Galeri Budaya ini kami hadirkan. Kami ingin Tempat Istirahat dan Pelayanan di KM 99 tidak hanya menjadi ruang bagi pengguna jalan untuk berhenti dan beristirahat, tetapi juga menjadi ruang untuk mengenal, menikmati, dan membawa pulang cerita tentang kekayaan suku dan budaya Sumatera," ujar Dindin.

Hamawas bekerja sama dengan berbagai komunitas, tokoh masyarakat, budayawan, dan pegiat sosial di Sumut dalam menghadirkan galeri yang mengintegrasikan unsur budaya dan kearifan lokal ke dalam pengalaman pengguna jalan tol.

"Kami berharap melalui kolaborasi ini, pengguna jalan yang singgah tidak hanya mendapatkan waktu untuk beristirahat, tetapi juga dapat mengenal lebih dekat kekayaan budaya yang ada di Sumatera, menikmati berbagai cerita di dalamnya, dan membawa pengalaman tersebut sebagai bagian dari perjalanan mereka," tambah Dindin.

Galeri Budaya di Rest Area KM 99 dirancang sebagai ruang interaktif yang menampilkan beragam unsur kebudayaan lokal, mendukung pelestarian budaya dan pemberdayaan masyarakat serta UMKM.

Anggota Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Unsur Masyarakat, Tulus Abadi, memberi apresiasi atas inovasi yang dilakukan Hamawas dan berharap bisa menjadi contoh bagi Badan Usaha Jalan Tol lain.

"Kami sangat mengapresiasi upaya yang telah dilakukan Hutama Karya melalui anak usahanya, Hamawas, yang terus berinovasi dalam menghadirkan layanan bagi pengguna jalan. Sentuhan budaya yang dihadirkan melalui Galeri Budaya ini menjadi sebuah ciri khas yang kreatif dan memberikan nilai tambah bagi Rest Area KM 99," ujar Tulus.

Di Galeri Budaya, pengunjung dapat mengenal keberagaman suku dan budaya Sumut melalui Galeri Singgah Daya, area panel infografis, Main Exhibition yang menghadirkan cerita rakyat Batu Bara, serta zona Media Interaktif dengan permainan edukatif.

Konsep ini diharapkan menjadi ruang bagi masyarakat, khususnya generasi muda, untuk mengapresiasi keberagaman budaya dan menjaga kearifan lokal agar tetap relevan dan dinikmati lintas generasi.

Galeri Budaya juga menjadi ikon dan identitas kuat di Rest Area KM 99, menjadikannya Tempat Istirahat dan Pelayanan paling berkarakter di Sumatera.

Follow publika.id on Google News Follow
Topik Terkait: budaya penghargaan tol
Editors Team
danto-wijaya-kusuma
Author