Kemendikdasmen Alokasikan Anggaran Rp 61,1 Triliun pada 2027
Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) menetapkan pagu anggaran tahun 2027 sebesar Rp 61,1 triliun. Informasi tersebut disampaikan oleh Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Atip Latipulhayat pada Jumat (14/8/2026), dilansir dari Detikcom.
Struktur anggaran tersebut terdiri atas Rupiah Murni sebesar Rp 61,0 triliun, Badan Layanan Umum Rp 30,8 miliar, serta Pendapatan Negara Bukan Pajak sebesar Rp 9,05 miliar. Komponen Rupiah Murni terbagi menjadi operasional Rp 2,69 triliun dan non-operasional Rp 58,36 triliun.
Dari total alokasi dana yang disiapkan, sebanyak Rp 55,51 triliun dialokasikan khusus untuk mendanai delapan program kerja prioritas nasional Kemendikdasmen.
Atip Latipulhayat menjelaskan bahwa pembenahan sarana sekolah menjadi salah satu prioritas utama pemerintah yang instruksinya datang langsung dari Presiden Prabowo Subianto dengan target penyelesaian secara bertahap hingga 2028.
"Ini bagian dari program masif yang dicanangkan oleh Bapak Presiden sejak tahun lalu dan dilaksanakan dengan swakelola oleh sekolah masing-masing," ungkap Atip Latipulhayat, Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah.
Pemerintah mengalokasikan Rp 9,28 triliun untuk Revitalisasi Sarana dan Prasarana Sekolah. Selain itu, program prioritas lainnya meliputi Bantuan Pendidikan Dasar Gratis sebesar Rp 5 triliun serta Bantuan Perlengkapan Sekolah senilai Rp 250 miliar.
Program Sekolah Nasional Terintegrasi menerima alokasi Rp 7,21 triliun, Studio Guru sebesar Rp 40 miliar, dan Digitalisasi Pendidikan mendapaat Rp 5,83 triliun. Adapun Program Indonesia Pintar disiapkan Rp 13,79 triliun untuk 18 juta siswa berdasarkan Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional.
Porsi terbesar dari anggaran prioritas nasional dialokasikan untuk Peningkatan Kesejahteraan Guru Non ASN yang mencapai Rp 14,09 triliun seiring bertambahnya jumlah guru bersertifikasi pendidik.
Selain program prioritas nasional, Kemendikdasmen menganggarkan dana untuk Sekolah Indonesia Luar Negeri Rp 176,5 miliar, Beasiswa ADEM Rp 123,6 miliar, Beasiswa Prestasi Rp 245,8 miliar, serta Beasiswa S1/D4 Guru Rp 210 miliar.
Sisa anggaran dialokasikan untuk pengembangan kompetensi STEM dan digitalisasi guru Rp 152,1 miliar, pelatihan berstandar industri Rp 133,9 miliar, penjaminan mutu Rp 227,3 miliar, serta pelaksanaan tugas bidang pendidikan Rp 1,59 triliun.