Otorita IKN Berikan Insentif Pajak untuk Dukung Investasi di Nusantara
Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) memberikan insentif pajak kepada pelaku usaha yang berinvestasi di kawasan IKN untuk mempercepat pembangunan ibu kota baru di Kalimantan Timur.
Fasilitas pajak yang disediakan berupa tax holiday dan super tax deduction, yang bertujuan menarik investasi dengan berbagai kemudahan pajak.
Deputi Bidang Pendanaan dan Investasi OIKN, Sudiro Roi Santoso, menjelaskan fasilitas tax holiday mencakup pembebasan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) dan Pajak Penghasilan (PPh) selama 30 tahun dengan ketentuan investasi minimal Rp 10 miliar.
"Jadi yang pertama ada fasilitas perpajakan tax holiday, itu terbagi atas tiga. Yang pertama kalau semua yang akan berinvestasi di sini akan dibebaskan PPN-PPh selama 30 tahun dengan minimal investasi Rp 10 miliar. Kemudian yang kedua terkait disini ada fasilitas kawasan financial center, itu juga mendapatkan fasilitas perpajakan dan yang ketiga itu adalah terkait perpindahan kantor pusat," ujar Sudiro Roi Santoso di Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, Jumat (14/8/2026).
Selain itu, pelaku usaha yang memindahkan kantor pusatnya ke IKN juga memperoleh fasilitas tax holiday, begitu pula yang beroperasi di kawasan financial center.
Fasilitas super tax deduction berupa pengurangan penghasilan bruto juga diberikan, terutama untuk sumbangan yang disalurkan di kawasan IKN. Insentif ini berbeda dari skema CSR biasa yang tidak memberikan pengurangan pajak.
"Kalau di tempat lain sumbangan CSR itu dia memberikan sumbangan ya sudah, nggak ada apa-apa. Kalau di sini begitu dia mendapatkan menyampaikan sumbangan kita bisa mendapatkan fasilitas pembebasan pajak sampai dengan 200%," jelas Sudiro Roi Santoso.
Lebih lanjut, OIKN tengah membahas skema pendanaan pembangunan Nusantara, termasuk kemungkinan menerbitkan obligasi daerah sebagai salah satu sumber pembiayaan.
"Itu masih kita bahas terkait dengan masalah pembiayaan itu bagaimana, skema-skema pembiayaannya masih kita bahas, termasuk dengan mitra-mitra kita dari daerah," pungkas Sudiro Roi Santoso.
Informasi ini dilansir dari Detik Finance.