Polisi Periksa Kafe di Phuket Usai Turis China Digigit Anak Singa
Aparat Kepolisian Chalong bersama Tourist Assistance Centre memeriksa sebuah kafe hewan di kawasan Chalong, Phuket, Thailand. Langkah ini diambil usai cerita seorang turis asal China yang mengaku digigit anak singa saat sesi interaksi berbayar viral di media sosial, sebagaimana dilansir dari Detik Food. Tim kepolisian yang dipimpin Surasak Jaidee mendatangi lokasi pada pukul 16.00 waktu setempat.
Petugas langsung mengecek riwayat medis serta dokumen kelengkapan dari dua ekor singa yang berada di kafe tersebut. Hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa kedua singa itu telah menerima vaksin rabies dan tetanus secara rutin. Kepemilikan sertifikat resmi dari Happy Paws Animal Hospital memperkuat bukti riwayat kesehatan satwa di lokasi tersebut.
Pengelola kafe mengonfirmasi adanya insiden turis China yang terkena gigitan satwa. Pihak kafe menjelaskan kejadian tersebut berlangsung beberapa bulan lalu pada periode Imlek, bukan peristiwa baru.
Anak singa bernama Caesar diidentifikasi sebagai hewan yang menggigit pengunjung hingga lecet. Pihak kafe memberikan pertolongan pertama dengan mengoleskan iodine, meski rekaman kamera pengawas saat kejadian kini sudah tidak tersimpan. Korban yang merasa khawatir tetap memilih untuk menjalani suntik vaksin rabies secara mandiri di Thailand. Ia sempat mengalami gejala demam serta nyeri pada area bekas suntikan sebelum kondisinya membaik.
Pemeriksaan polisi juga tidak menemukan bukti yang cocok dengan foto yang beredar luas di media sosial. Manajer kafe mengklarifikasi bahwa foto viral tersebut merupakan dokumentasi lama dari sekitar Desember 2025. Kepolisian mengimbau pengelola kafe agar memperketat pengawasan terhadap perilaku satwa dan mendampingi pengunjung secara langsung. Langkah pengetatan prosedur pengawasan ini diperlukan demi mencegah terulangnya insiden serupa di masa mendatang.