Dampak Gempa M 7,7 Penerbangan dari Kupang ke Flores Dibatalkan

Share

Guncangan gempa bumi bermagnitudo 7,7 di wilayah Flores memicu pembatalan sejumlah penerbangan dari Bandara Internasional El Tari Kupang, Nusa Tenggara Timur, pada Sabtu (15/8/2026). Selain pembatalan, beberapa jadwal penerbangan lain masih menunggu kepastian operasional.

Pengelola bandara memastikan bahwa seluruh fasilitas penerbangan di Kupang tetap beroperasi normal. Namun, kendala operasional terjadi di beberapa bandara tujuan yang ada di pulau Flores.

General Manager PT Angkasa Pura Indonesia (Persero) Bandara Internasional El Tari Kupang Teguh Darmawan Saiman menjelaskan kondisi fasilitas utama dan pendukung penerbangan di Kupang dalam keadaan baik.

"Namun, kondisi berbeda terjadi pada sejumlah bandara tujuan. Penerbangan menuju Ruteng dan Ende masih dalam proses koordinasi terkait kondisi dan kesiapan bandar udara sehingga berpotensi mengalami pembatalan oleh maskapai," katanya.

Pembatalan penerbangan khusus rute Kupang-Ende dilakukan oleh maskapai Wings Air untuk nomor penerbangan IW 1831 dan IW 1957. Kebijakan ini berdampak langsung pada 126 penumpang yang batal diberangkatkan.

Teguh Darmawan Saiman menyebutkan maskapai bertanggung jawab penuh atas hak penumpang yang terdampak.

"Untuk penerbangan menuju Bajawa, pihak bandara masih melakukan koordinasi untuk memastikan status operasional bandar udara tujuan," ujar dia.

Di sisi lain, operasional penerbangan menuju Larantuka, Lembata, Tambolaka, Alor, Maumere, dan Labuan Bajo dipastikan tetap berjalan lancar karena bandara tujuan beroperasi normal. Calon penumpang diimbau rutin memeriksa pembaruan informasi dari maskapai terkait perubahan jadwal.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
bram-adhitya-santoso
Author