Peserta Lomba Masak Pekalongan Gagal Menang Karena Plating Cantik

Share

Seorang peserta lomba cipta menu makan siang di Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah, Olga Yuvenda, gagal meraih gelar juara pada Jumat, 14 Agustus 2026, lantaran sajian masakan timnya dinilai panitia terlalu cantik menyerupai hidangan kafe, dilansir dari Detik Food.

Kompetisi yang diselenggarakan oleh PKK Desa tersebut diikuti oleh perwakilan dari sembilan RT untuk memperingati Hari Kemerdekaan Republik Indonesia. Setiap tim terdiri dari empat orang dan dibekali anggaran sebesar Rp100.000 untuk mengolah hidangan keluarga sesuai kriteria gizi seimbang.

Dalam ajang tersebut, Olga bersama anggota keluarganya menyajikan menu berupa nasi gurih bunga telang, udang goreng tepung saus asam manis, rolade tahu telur kukus, tumis buncis wortel jamur, es markisa, serta buah pepaya.

"Kami menggunakan bahan yang mudah didapat, juga memanfaatkan beberapa hasil kebun di rumah seperti markisa, bunga telang, daun jeruk, pandan, daun salam, dan daun bawang," kata Olga.

Pemilihan menu tersebut disesuaikan dengan syarat kompetisi yang mewajibkan pemenuhan standar gizi seimbang, mulai dari karbohidrat hingga vitamin. Penilaian dilakukan oleh juri dari unsur puskesmas, kecamatan, sekolah dasar, hingga petugas KB setempat.

Kendati aspek rasa dan gizi telah diperhitungkan, keputusan juri menentukan lain. Tampilan makanan tim Olga dianggap melenceng dari standar masakan rumah tangga pada umumnya.

"Alasan dari panitia karena plating terlalu bagus seperti di kafe, minumannya juga terlalu manis. Sebagai koreksi untuk kami, mungkin plating kami tidak seperti masakan rumahan pada umumnya," ujar Olga.

Keahlian penyajian tersebut didapatkan karena adik Olga merupakan lulusan SMK tata boga, disamping keluarganya mengelola usaha kuliner skala kecil serta aktif mencari referensi visual di media sosial.

"Aku juga menghargai keputusan juri dan ibu-ibu tetangga yang ikut," kata Olga.

Follow publika.id on Google News Follow
Topik Terkait: HUT RI Lomba Masak pekalongan
Editors Team
daffa-raihan-maulana
Author