Empat Siswa Indonesia Raih Medali Perunggu di IOI 2026 di Uzbekistan
Empat siswa Indonesia meraih medali perunggu dalam ajang International Olympiad in Informatics (IOI) 2026 yang berlangsung sejak 9 Agustus di Tashkent, Uzbekistan. Kompetisi ini diikuti oleh 375 peserta dari 92 negara.
Tim Indonesia terdiri dari Aufan Ahmad Mumtaza dari SMA Al Irsyad Satya Jawa Barat, Franklin Filbert Irwan dari SMA Darma Yudha Riau, Warren Xing dari SMA Bina Mulia Kalimantan Barat, dan Nathan Allan dari SMA Kanisius DKI Jakarta, sebagaimana dilansir dari Detikcom.
Selama kompetisi dua hari, para peserta menyelesaikan enam tantangan dengan skor maksimal 600. Semua anggota tim Indonesia berhasil meraih medali perunggu, dengan skor akhir Aufan 295,70, Franklin 260,49, Warren 251,75, dan Nathan 242,89.
Penghargaan medali dibagi menjadi 32 medali emas, 62 medali perak, dan 94 medali perunggu, serta 43 penghargaan khusus untuk partisipasi. Tim pembina pendamping dari Indonesia adalah Dr Musthofa SKom, MSc dari IPB University dan Albert Yulios Ramahalim dari Ikatan Alumni-Tim Olimpiade Komputer Indonesia.
China mendominasi dengan meraih tiga medali emas dan satu medali perak, sementara pelajar China bernama Qiwen Xu mencatat skor tertinggi 498,27. Peserta IOI menunjukkan kemampuan mereka dalam pemrograman algoritma dan teknologi informasi, yang bertujuan mempererat komunitas TI internasional.
"Masa depan kemajuan teknologi ditentukan oleh kreativitas, integritas, dan ketekunan dari profesional muda yang mampu menyelesaikan berbagai tugas kompleks," ujar Presiden IOI Sun Teck Tan dikutip dari Antara.